PESTA BOLA DUNIA DI KEPRI
Analisis Piala Dunia 2026: Perancis vs Senegal, Misi Balas Dendam Les Bleus
Pengamat Kepri Chris menilai, Senegal prestasinya dalam Piala Dunia juga bagus, tatkala menumbangkan juara bertahan Perancis pada Piala Dunia 2002
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Penampilan wakil Afrika, Maroko cukup impresif di Piala Dunia 2026 ini.
Maroko sukses menahan imbang Brasilia dengan shoot on target lebih unggul dibanding tim juara dunia lima kali tersebut.
Selain Maroko, Mesir juga sukses menahan imbang Belgia serta Cape Verde yang membuat timnas Spanyol mandul, skor 0-0.
Senegal prestasinya dalam Piala Dunia juga bagus, tatkala menumbangkan juara bertahan Perancis pada Piala Dunia 2002. Ini pertemuan ulangan 24 tahun yang lalu.
Tim asuhan pelatih Didier Deschamps mengusung misi balas dendam atas kekalahan yang dialami sang pelatih ketika itu.
Senegal dengan motor Sadio Mane tentu ingin membuktikan bahwa timnya kembali membuat kejutan dan sekaligus memetik poin.
Situasi saat ini memang berbeda, Les Bleus julukan timnas Perancis unggul dari materi pemain, sebut saja Mbappe sang top skor musim lalu, serta Dembele dan Doue yang mengantar PSG juara Champion.
Pelatih Didier Deschamps belajar dari kekalahan atas Pantai Gading dalam uji coba jelang Piala Dunia lalu.
Sebagaimana umumnya wakil Afrika yang memiliki daya juang didukung fisik dan stamina, sanggup bermain all out selama pertandingan berlangsung.
"Detail permainan menjadikan kunci kemenangan bagi kedua tim," kata Pengamat Sepak Bola Kepri, Chris Triwinasis, Selasa (16/6/2026).
Memaksimalkan peluang serta tidak lengah saat mendapat tekanan, akan menjadikan Mbappe dan kawan-kawan unggul secara permainan.
Begitu juga dengan memaksimalkan kecepatan Olise dan Doue lewat serangan dan counter attack lewat kecepatan Mbappe, menjadi pemandangan yang akan sering kita saksikan.
Pertarungan lini tengah menjadi pertarungan antara Idris dan Pape Sarr di pihak Senegal dan Rabiot dan Aurelien di pihak Tim Perancis.
Pengalaman Deschamps mencapai dua kali final secara beurutan, yaitu tahun 2018 dan 2022 menjadi nilai lebih dari timnas Perancis menghadapi Senegal kali ini.
"Grup I selain pertandingan antara Perancis vs Aljazair juga mempertemukan Irak melawan Norwegia," katanya.
Argentina vs Aljazair :
Pelatih Argentina, Scaloni lebih cenderung memberikan suasana tanpa tekanan kepada para pemain asuhannya.
Hal ini bisa ditunjukkan selama menggelar FIFA Matchday senantiasa bertanding dengan tim yang di atas kertas bisa diatasi.
Honduras dan Islandia sebagai dua uji coba terakhir sebelum berangkat, sukses ditundukkan dengan clean sheet.
"Melawan Islandia menang 3-0 serta Honduras 2-0," ujar Chris.
Membawa 17 pemain yang pernah mengantar timnas berjulukan Tango tersebut menjadi juara Piala Dunia tahun 2022, memberikan rasa kebersamaan dan chemistry yang solid.
"Kehadiran Lionel Messi sebagai pemain yang diharapkan mencetak sejarah," katanya
Hal yang menarik ditunggu adalah kapasitas 'Si kutu', julukan Messi akan menjadi starter atau duduk di bangku cadangan sebagai pemain pengganti.
Aljazair dengan pemain senior, Riyad Mahrez menjadi motor serangan dalam menciptakan gol ke gawang lawan.
Di samping pertarungan Argentina vs Aljazair, partai lain mempertemukan pendatang baru Jordania menghadapi tim asal Eropa, Austria di grup J. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
| Iran dalam Tekanan Jelang Lawan Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ini Analisis Pengamat Kepri |
|
|---|
| Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Spanyol vs Cape Verde 23.00 WIB, Iran vs Selandia Baru 08.00 Pagi |
|
|---|
| Tim Spanyol Hadapi Cape Verde di Piala Dunia 2026, Ini Analisis Pengamat Kepri |
|
|---|
| Hasil dan Klasemen Grup E-F Piala Dunia 2026, Jerman dan Swedia Pesta Gol, Jagoan Kapolda Tertahan |
|
|---|
| Bupati Aneng Tak Terserang Demam Piala Dunia 2026, Pilih Fokus Urus Masyarakat Anambas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Pengamat-Sepak-Bola-Kepri-899.jpg)