TAG
Asep Safrudin
-
"Kita akan terus siaga sampai mereka semua kembali ke rumah mereka masing-masing. Selama mereka masih di sini
Selasa, 24 November 2015
-
Kita sudah lepaskan. Karena info dari intelejen, ada beberapa orang yang memprovokasi jalannya penggusuran, makanya kita amankan mereka
Selasa, 24 November 2015
-
"Akan ada pasukan kita sebanyak 600 personel yang akan mengamankan Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur ini
Selasa, 24 November 2015
-
Aksi long march yang dilakukan oleh ribuan buruh, membuat beberapa ruas jalan raya di Kota Batam mengalami kemacetan.
Selasa, 24 November 2015
-
Masyarakat harus jaga kondusifitas sampai pemungutan suara nanti. Jangan mudah terprovokasi
Jumat, 20 November 2015
-
"Harapan kita dan harapan keluarga sama. kita terus berusaha,
Jumat, 20 November 2015
-
Pelaku pernah ditahan polisi karena kasus penganiayaan. Setelah di periksa oleh saksi ahli, ternyata korban mengalami gangguan jiwa. Sehingga Polisi m
Jumat, 20 November 2015
-
"Kita rencanakan akan bawa Wardiaman ke Jakarta untuk dilakukan tes psikologi kejiwaanya,
Senin, 16 November 2015
-
Barang bukti tersebut yakni sarung tangan dan hendle atau gagang pintu rumah Wardiaman.
Senin, 16 November 2015
-
Kapolresta Barelang Kombes Asep Safrudin mengimbau warga Batam agar tetap menjaga ketenteraman di tengah-tengah masyarakat, terlebih menjelang Pilkada
Sabtu, 7 November 2015
-
"Saat ini kita masih terus melakukan pemeriksaan. Dan belum ada penambahan saksi,"
Rabu, 4 November 2015
-
polisi terus memeriksa pelaku untuk mengungkap barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan pelaku saat membunuh korban.
Rabu, 4 November 2015
-
ada tidak jenis mobil yang ditembak oleh OTK pada malam tersebut. Mulai dari bagian kaca depan hingga sampingnya.
Selasa, 3 November 2015
-
Pelaku ini berbeda dengan pelaku pembunuh yang lain. Dia tetap tenang dan tetap berada di Batam. Tidak gelisah dan kemudian kabur,
Selasa, 3 November 2015
-
"Sudah pulang kerumahnya, sudah sore tadi,"terang Kapolres
Senin, 2 November 2015
-
"Sekali lagi, proses penyidikan terhadap pelaku, tidak untuk mengejar pengakuan. Pengakuan bukanlah hal yang mutlak
Senin, 2 November 2015
-
"Kita akan cek kejiwaannya dengan mendatangkan psikiater,"
Senin, 2 November 2015
-
"Pengakuan pelaku dia sempat bertemu di Hutan Sei Ladi. Disana dia ketemu dengan korban (Nia) dalam kondisi telanjang
Senin, 2 November 2015
-
Memang ada kemiripan. Karena barang-barang korban juga tidak dibawa seperti korban yang terakhir. Anggi dan Chintya
Minggu, 1 November 2015
-
Dari pemeriksaan yang dilakukan sejumlah perwira polisi tersebut, diketahui pelaku (WZ) mengakui telah memperkosa korban.
Jumat, 30 Oktober 2015
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved