TAG
Chintya
-
Ia merasa gelisah dan sulit tidur. Eko mengaku baru bisa terlelap pada pukul tiga dini hari.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Sejak sepekan menikah, Try Chintya tidak tinggal di rumah orangtuanya di Bengkong Kartini.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
"Itu keponakan saya. Sadis sekali, kenapa lehernya ditusuk begitu," ucap Syukri terlihat geram.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
HP, dompet, dan sepeda motor Beat merah milik korban hilang.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
"Ya Allah.. Ya Allah... Jahat sekali orang (pelaku) nya. Biadab,"
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Diva saat ini masih masih diperiksa di Polresta Barelang bersama Ibu Mertua korban.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Rencana acara resepsi pernikahan Try Chintya Prasetya dan Diva Despriono di rumah mempelai laki-laki dengan sendirinya batal total.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Berikut adalah foto-foto di rumah duka dan proses pemakaman korban di tempat pemakaman umum (TPU) Sungai Panas, Batam.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Eko Prasetyo, kakak kandung Try Chintya Prasetyo, benar-benar kaget mengetahui apa yang terjadi pada adik sulungnya itu.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Malam sebelum ditemukan tewas, Try Chintya Prasetya (17), sempat diminta ibunya, Jusmaniar, untuk menginap di rumah Bengkong Kartini.
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Syukri Fahrial berkaca-kaca saat melayat ke rumah duka Try Chintya Prasetya
Minggu, 9 Agustus 2015
-
Dari sekian banyak orang yang berkumpul di rumah duka dan TPPU Sungai Panas, tidak tampak Diva Despriono.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Sebelum dimakamkan di TPPU Sungai Panas, Sabtu (8/8/2015) malam, petangnya jasad Try Chintya Prasetya (17), dibawa ke rumah duka di Bengkong Kartini.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Dari pantauan Tribun Batam, tidak tampak suami korban Diva Despriono mengikuti proses pemakaman.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Jasad Try Chintya Prasetya langsung dimakamkan di TPU Sungai Panas, Sabtu (8/8/2015) sore.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Cincin tersebut adalah cincin perkawinan yang baru saja ia langsungkan bersama Dipa Despriono, sepekan lalu, tepatnya Sabtu (1/8/2015).
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Sabtu pagi, sebelum ditemukan tewas tergorok di parit pintu keluar Hotel Vista, Lubuk Baja, Batam, Try Chintya Prasetya (17) izin membeli lontong.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Jusmaniar, ibunda Try Chintya Prasetya (17) yang tewas dengan leher tergorok di parit pintu keluar Hotel Vista, langsung lemas dan pingsan.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
"Kami sudah lama temanan, dari SMP. Dulu di SMP 10 Sei Panas. Cuma setelah lulus kami berlima pisah semua," ujar Mitha yang ditemui di rumah duka.
Sabtu, 8 Agustus 2015
-
Kematian generasi muda di Kepri secara sia-sia berlangsung selama dua hari terakhir.
Sabtu, 8 Agustus 2015
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved