Senin, 11 Mei 2026

TEMUAN BENDA MIRIP BOM DI TANJUNGPINANG

Nelayan Tanjungpinang Temukan Benda Mirip Bom Mortir saat Melaut, Begini Kronologinya

Temuan benda mirip bom mortir itu bermula saat Among sedang mencari udang di perairan Pertamina Pulau Bayan, Tanjungpinang, Rabu (24/9)

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
TKP - Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamsu Alson sedang melihat lokasi diletakkan benda diduga bom di Jalan Teladan RT 01, RW 10, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (25/9/2025). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Seorang nelayan asal Jalan Teladan RT 01, RW 10, Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) bernama Among menemukan benda mencurigakan diduga bom jenis mortir.

Penemuan benda mirip bom itu terjadi pada Rabu (24/9/2025). Kala itu Among sedang mencari udang di perairan Pertamina Pulau Bayan, Tanjungpinang.

Awalnya jaring Among tersangkut benda tersebut. Lalu ia menyelam dan mengangkat benda yang diduga bom itu dengan tujuan agar jaringnya tak rusak.

Sang anak Lopin mengatakan, awalnya bapaknya tidak mengetahui bahwa benda itu adalah bom.

"Bapak sempat cuci benda itu dan dibawa pulang ke rumah," kata Lopin.

BENDA MIRIP BOM - Potret benda mirip bom mortir yang dtemukan nelayan Tanjungpinang bernama Among saat melaut, Rabu (24/9/2025)
BENDA MIRIP BOM - Potret benda mirip bom mortir yang dtemukan nelayan Tanjungpinang bernama Among saat melaut, Rabu (24/9/2025) (tribunbatam.id/Istimewa)

Semula, satu keluarga tersebut mengira benda yang ditemukan di laut itu hanya merupakan besi tua.

"Setelah saya cari di Google baru tahu, kalau benda itu sejenis bom," ujarnya.

Lopin kemudian melaporkan peristiwa ini ke Ketua RT dan diteruskan ke polisi.


Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamsu Alson, membenarkan adanya peristiwa dan benda itu.

Ia menyebutkan mortir ini memiliki berat sekitar 8 kilogram dan panjang 38 cm.

"Diduga benda itu adalah bom yang masih aktif," katanya.

Polisi masih menunggu kedatangan tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Kepri untuk mengevakuasi mortir tersebut.

Saat ini lokasi diletakkan benda itu sudah dipasang garis polisi.

Tidak satu orang pun yang diperbolehkan masuk ke dalam lokasi tersebut. Benda itu kini masih berada di rumah Among. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved