Rabu, 29 April 2026

Tanjungpinang Terkini

Pelayanan di Bandara RHF Berjalan Normal, Sehari Setelah Garuda Indonesia Pamit

Hal berbeda justru terjadi di luar bandara RHF. Di sana justru ramai dipadati masyarakat yang tengah berolahraga.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam.id/ Ronnye Lodo Laleng
BANDARA RHF - Sejumlah Masyarakat Sedang Melintas di Depan Bandara Raja Haji Fisabilillah Kota Tanjungpinang Satu Hari Ditinggal Pesawat Garuda Indonesia. Selasa (10/2/2026). 

TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG - Sore itu suasana di pelantaran Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang tampak sepi.

Bangku-bangku berjejer di sepanjang ruang tunggu nyaris tak terisi.

Suasana seperti ini, terjadi hingga berjam-jam lamanya. 

Tidak hanya penumpang, pegawai yang bekerja di bandara itu juga lengang.

Situasi seperti ini memang terjadi sepanjang hari ini, Selasa (10/2/2026).

Bukan tidak ada penumpang yang datang dan pergi, namun lebih kepada armada yang tidak seramai kota besar.

Ditambah lagi, maskapai Garuda Indonesia juga tidak melayani penumpang di sana lagi, sejak Senin (9/2/2026) kemarin. 

Hal berbeda justru terjadi di luar bandara RHF. Di sana justru ramai dipadati masyarakat yang tengah berolahraga.

Pukul 14.30 WIB mereka mulai berdatangan di area bandara.  Mereka lari mengelilingi lingkungan. Sesekali mereka memanfaatkan bangku kosong di dalam bandara untuk beristirahat sejenak. 

Pelari semakin bertambah banyak pada pukul 16.30 WIB.

Selama berolahraga mereka tidak diam, saling sapa dan bercerita di sela-sela olahraga sore.

"Sayang kali ya, pesawat Garuda Indonesia tidak terbang lagi ke Tanjungpinang. Padahal biasanya saya kerap lihat pesawat plat merah itu terbang di atas langit Tanjungpinang," ungkap Rolanda.

Dia mengaku rindu dengan pesawat Garuda. Terutama dengan pelayanannya.

Rolanda menyayangkan pihak Garuda yang telah mengambil langkah ini.

"Bisa-bisa bos besar tidak ke Pulau Bintan lagi, karena mereka kan harus naik Garuda," kata dia.

Kalau di pikir rugi seperti sudah lama rugi, kenapa sekarang baru ambil tindakan itu.

"Semoga ini hanya sementara saja," harap dia.

Meski sepi, ternyata pelayanan dan operasional di bandara RHF berjalan baik, meski di tinggal pesawat Garuda Indonesia

Hal ini dipertegas, General Manager Bandara RHF Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan. 

"Garuda sudah resmi tidak beroperasi lagi di bandara RHF Tanjungpinang. Pelayanan kita tetap sama. Rute Garuda sudah di ganti pesawat Citilink," aku Setiadi.

Dia menjelaskan, selama ini Garuda dan Citilink bergantian layani penumpang ke Jakarta. 

"Sepekan Garuda tiga kali, sementara Citilink empat kali," jelasnya. 

Saat ini hanya ada dua maskapai yang melayani penumpang dari Tanjungpinang. 

Dua pesawat itu adalah Citilink dan Batik. Keberangkatan antara jam 11.00 dan 15.00 WIB.

Khusus Citilink hari ini lebih banyak dari pesawat Garuda Indonesia. Lebih dari 150 penumpang tujuan Jakarta. 

"Jadi setiap hari Citilink dan Batik angkut penumpang kisaran di 500 -600 orang yang datang dan keluar Tanjungpinang," akunya. 

Dia berharap pesawat Garuda bisa kembali lagi melayani rute Tanjungpinang ke Jakarta. 

Sebab dengan adanya Garuda Indonesia, bisa mendukung pemerintah dalam pemerataan ekonomi di Pulau Bintan. 

"Kita harus hadir dukung pemerintah daerah sebagai agent of development. Semoga jadi pertimbangan Garuda Indonesia," harapnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved