Kamis, 9 April 2026

Ramadan 2026

Ramadan Tiba, Harga Cabai di Tanjungpinang Naik, Daging Sapi Segar Relatif Stabil

Harga cabai di pasaran Tanjungpinang alami kenaikan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Namun untuk komoditas lainnya masih relatif stabil

Editor: Dewi Haryati
Ian Sitanggang
CABAI MERAH DAN CABAI RAWIT - Foto cabai merah dan cabai rawit beberapa waktu lalu. Harga cabai merah keriting dan cabai rawit hijau di pasaran Tanjungpinang naik jelang Ramadan 1447 H 
Ringkasan Berita:
  • Jelang Ramadan 1447 H, harga cabai merah keriting dan cabai rawit hijau di Tanjungpinang alami kenaikan
  • Harga daging sapi beku juga naik tipis dibandingkan harga sebelumnya
  • Harga daging sapi segar relatif stabil
  • Harga komoditas bahan pokok lainnya masih stabil

 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Harga cabai di pasaran Tanjungpinang alami kenaikan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Seperti cabai merah keriting dari sebelumnya Rp62.000 per kilogram, menjadi Rp72.000 per kilogram. 

Harga cabai rawit hijau juga naik dari Rp66.000 menjadi sekitar Rp70.000 per kilogram di sejumlah pedagang.

Hal ini sebagaimana hasil monitoring Tim Pemantauan Harga dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang di sejumlah pasar tradisional, khususnya Pasar Bintan Center dan Pasar Puan Perak, melansir tanjungpinangkota.go.id, Kamis (19/2/2026).

Untuk komoditas daging, aktivitas pembelian di kios daging segar di Pasar Bintan Center terlihat meningkat dan cukup ramai oleh masyarakat, terutama menjelang Ramadan. 

Berbeda dengan cabai, harga daging sapi segar di pasaran terpantau relatif normal atau stabil, berkisar antara Rp155.000 hingga Rp 160.000 per kilogram. 

Sedangkan daging beku di harga Rp135.000 per kilogram, naik tipis dari sebelumnya Rp130.000 per kilogram.

Secara umum, Disperdagin Tanjungpinang menyebut komoditas bahan pokok lainnya di Tanjungpinang terpantau masih stabil dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor, Riyanto menyampaikan, kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan, serta penyesuaian biaya distribusi dari daerah pemasok.

Sementara itu, Koordinator Tim Pemantauan Harga, Malik Alsaleh, menyebut pihaknya terus melakukan pemantauan harian terhadap perkembangan harga di pasar.

"Kami setiap hari memantau perkembangan harga bahan pokok, tidak hanya menjelang bulan Ramadan saja, tetapi juga untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bagi masyarakat," ujarnya.

Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap selama bulan suci Ramadan stok kebutuhan bahan pokok tetap tercukupi dan tidak terjadi fluktuasi harga yang signifikan di pasaran. 

Pemantauan intensif akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kelancaran distribusi barang. (*/Tribunbatam.id)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved