PN Tanjungpinang Komitmen Zero Suap, Beri Pelayanan Prima Bagi Pencari Keadilan
PN Tanjungpinang juga aktif membina etos kerja para pegawai agar selalu melayani dengan sepenuh hati dan menjunjung etika profesi.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menegaskan komitmen kuatnya dalam memberantas segala bentuk praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.
Salah satu fokus utamanya yakni, penerapan sistem "Zero Suap".
PN Tanjungpinang memberikan pelayanan prima bagi para pencari keadilan.
Mereka juga aktif membina etos kerja para pegawai agar selalu melayani dengan sepenuh hati dan menjunjung etika profesi.
Humas PN Tanjungpinang, Fausi mengatakan seluruh pelayanan sudah melalui layanan PTSP bagus masyarakat yang berkepentingan hukum di PN Tanjungpinang.
Sehingga masyarakat tidak perlu bertemu dengan Kepala PN Tanjungpinang atau para Hakim.
Dalam rangka menjaga intergritas dan zona integritas, PN Tanjungpinang tidak bisa menemui Hakim.
"Seluruh pelayanan bisa diselesaikan di PTSP," kata Fausi, Jumat (24/4/2026).
Dia menyampaikan kecuali ada izin pimpinan dan pertemuan dilakukan di ruang tamu terbuka.
Terkait Perkara apapun keluarga PN Tanjungpinng tidak bisa ditemui, dengan komitmen zero suap.
Pelayanan PTSP dari hari Senin sampai Jumat, pukul 08.30 sampai 16.00 WIB.
Dengan jumlah petugas sebanyak 7 orang masing-masing sesuai kepaniteraannya.
Diantaranya Perdata, Pidana, PHI, Perikanan, dan Tipikor.
"Kami terus berbenah untuk memperbaiki fasilitas yang sudah ada untuk lebih baik lagi," katanya.
Seorang pengunjung, Richard mengaku pelayanan PTSP bagus, lancar dan tidak ribet.
Dia mengaku bahwa dirinya datang ke PN Tanjungpinang untuk melihat denda tilang yang dilakukan oleh kepolisian.
"Lancar pelayanannya dan ramah-ramah petugasnya. Tadi saya dijelaskan bahwa untuk lihat denda tilang bisa dilakukan di websait tilang PN Tanjungpinang," kata dia.
Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan membangun zona integritas, PN Tanjungpinang menerapkan aturan ketat, yaitu larangan bertemu hakim tanpa izin resmi.
Seluruh proses pelayanan difokuskan melalui sistem yang telah disediakan guna menghindari potensi penyimpangan.
Tidak hanya dari sisi sistem, pimpinan dan aparatur pengadilan juga aktif membangun budaya kerja yang sehat dan profesional.
Para pegawai dibina untuk, Melayani dengan sepenuh hati, menjunjung tinggi etika profesi, memberikan pengalaman layanan yang nyaman bagi masyarakat.
Komitmen ini menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berkualitas.
Salah satu pengunjung, Richard, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia menyebut prosesnya cepat, jelas, dan tidak berbelit-belit.
Richard datang untuk mengecek denda tilang dan mendapatkan informasi bahwa pengecekan juga dapat dilakukan secara online melalui website resmi.
“Pelayanannya lancar dan petugasnya ramah. Saya juga diberi tahu kalau cek denda tilang bisa lewat website PN Tanjungpinang,” pesan Fausi. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
| Warga Bintan Kepri Bingung Minyakita Hilang dari Peredaran, Distributor Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Lihat Penerapan K3, Komisi IX DPR RI Kunjungan Kerja ke Tambak Udang Kawasan FTZ Dompak |
|
|---|
| Pickleball Mulai Menggeliat di Tanjungpinang, Ada Tiga Lapangan Baru dan Sudah Ada Komunitas |
|
|---|
| Harga Elpiji 12 Kg di Tanjungpinang, Naik Signifikan, Warga Mulai Resah Karena Kemahalan |
|
|---|
| Ade Angga Pimpin Golkar Kepri Periode 2025-2030 Hasil Musda, Terpilih lewat Aklamasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PN-Tanjungpinang-688.jpg)