TOPIK
Novel Baswedan Alami Teror
-
Anggota tim kuasa hukum Novel Baswedan, Dahnil Anzar Simanjuntak menceritakan kondisi terbaru Novel Baswedan yang diserang menggunakan air keras.
-
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono memaparkan proses pembuatan sketsa tersebut.
-
Novel yakin penyidik mampu mengungkap kasus dalam waktu dekat. Hanya saja, ia meragukan keberanian para penyidik untuk menuntaskaskan kasusnya.
-
Novel Baswedan meyakini proses penyidikan di KPK tidak akan terpengaruh dengan kasus teror yang dialaminya.
-
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo mengatakan, memeriksa Novel harus menunggu waktutepat dan atas persetujuan dokter yang menangani.
-
Sketsa tersebut dibuat berdasarkan keterangan saksi dan akan disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
-
Polisi memeriksa saksi kunci penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pria berinisial E itu mengaku melihat seorang terduga pelaku.
-
Selama lebih dari dua jam, Tito memaparkan pada Agus soal perkembangan penyidikan dan bagaimana rencana kedepan yang akan ditempuh.
-
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berencana menemui pimpinan KPK di gedung KPK untuk membahas pengungkapan kasus teror terhadap Novel Baswedan.
-
Penyidik KPK Novel Baswedan membeberkan adanya informasi dugaan keterlibatan jenderal Polri dalam kasus penyerangan air keras yang menimpanya.
-
Polisi memulangkan Miko Panji Tirtayasa, pria yang diduga pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.
-
Polisi mengamankan Miko Panji Tirtayasa karena diduga berpotensi melakukan penyiraman air keras pada penyidik KPK Novel Baswedan. Lalu apa kata Miko?
-
Tim dokter akan melakukan serangkaian observasi untuk mengamati perkembangan dua mata Novel setelah dioperasi.
-
Tindakan persiapan operasi telah dilakukan, seperti cek kornea mata, pengambilan sampel darah dan urine, X-ray pada thorax (dada) dan tes cardio
-
(KPK) ingin ikut membantu jajaran Polda Metro Jaya, dalam mengusut kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.
-
Pria berinisial AL, terduga penyerangan Novel dibebaskan karena selama pemeriksaa 1x24 jam, belum terbukti sebagai pelaku dan statusnya masih saksi.
-
Dalam pemeriksaan awal, AL membantah dirinya terlibat penyiraman air keras terhadap Novel. Namun, polisi tak mempercayai begitu saja bantahan AL.
-
KPK mengucapkan terima kasih kepada Polri yang masih serius menangani penyerangan terhadap Novel Baswedan yang kini dirawat di Singapura.
-
Foto tersebut didapat setelah penyidik Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya menemui Novel yang sedang dirawat di rumah sakit di Singapura.
-
Hampir satu bulan insiden penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, polisi belum berhasil mengungkapnya
-
Saat ini polisi terus melakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap dua orang yang diduga sebagai pelaku.
-
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih menjalani perawatan mata di Singapura.
-
Pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan diduga telah mengintai sejak lama.
-
Argo menjelaskan, saat kejadian, Muklis dan Hasan tidak berada di Jakarta. Hasan berada di Malang, Jawa Timur, pada 6-13 April
-
Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif terhadap keduanya, penyidik menyebut mereka tak terkait kasus penyerangan terhadap Novel.
-
Namun Boy mengingatkan bukan berarti dua orang tersebut adalah pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan pada Selasa, 11 April 2017 lalu.
-
Hingga hari ke sepuluh pascapenyerangan dengan penyiraman air keras, mata kanan Novel sedikit menunjukkan perbaikan.
-
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Laode M Syarif mengungkap, kerusakan mata yang dialami penyidiknya, Novel Baswedan, cukup parah.
-
Rujukan agar Novel dibawa ke Singapura berasal dari tim dokter yang merawatnya saat masih di RS Jakarta Eye Center.
-
Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, mengungkapkan alasan mengapa meminta bantuan pemerintah untuk biaya pengobatan penyidik KPK, Novel Baswedan.