Gudang Sabu Buatan Malaysia Digerebek
Tribun Batam - Rabu, 1 September 2010 15:19 WIB
Share |
Shabu.jpg
istimewa
ilustrasi
TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA-Jajaran petugas Satuan Reserse Narkoba Jakarta Barat menggerebek sebuah kawasan gudang di daerah Dadap, Tangerang, milik LCW, yang dijadikan tempat penyimpanan kopi bercampur narkoba buatan Malaysia.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Yazid Fanani, di Jakarta, Rabu (1/9/2010), mengatakan, LCW menjual kopi campuran narkoba jenis kethamine. Dari tangan WNI itu, polisi menyita 20 paket kopi narkoba.

"Ya, kami memang ada penangkapan," kata Kapolres Jakarta Barat, Kompol Yazid Fanani saat dihubungi.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Barat, Kompol Kristian Siagian mengatakan, kopi narkoba yang disita tersebut bermerk ’King White’.

"Sampulnya produk Malaysia. Campuran kethaminenya belum tahu berapa banyak," jelasnya.

Kristian Siagian mengatakan, kasus penggerebekan itu masih akan dikembangkan lebih lanjut lagi.

"Kopi bercampur narkoba ini jangan sampai beredar ke masyarakat nantinya," ujar Kristian Siagian.

Sebelumnya, Satuan Reserse Nakorba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek pabrik sabu-sabu di Jalan Duri Kosambi Baru, Perumahan Kosambi Baru Blok E4/12, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng. Jakarta Barat, Senin pagi

Polisi menyita 15 kg bahan sabu dan 3 ons sabu siap edar serta alat-alat pembuat sabu lainnya. Harga bahan baku obat terlarang itu mencapai miliaran rupiah.

Tersangka AW alias Acun (49) hingga kini masih diperiksa. Menurut pengakuannya kepada polisi, dia sudah delapan bulan menjalankan usaha ilegal itu.

"Rumah yang dijadikan pabrik sabu adalah miliknya dan dia tinggal bersama istrinya yang sekarang mengidap penyakit kanker tulang," ungkap Kristian Siagian di Polres Jakarta Barat.

Editor : agustriharsanto
Sumber : Kompas.com

© 2010 Tribunnews-Batam.com. All Right Reserved | Redaksi | Contact Us | Info iklan | Website By Ioezhe