Pembunuhan Sadis di Batam
4 Kali Midun Tebas Leher Udin
Sebelum melayangkan kapak ke leher korbannya, Midun sempat mengucap dua kalimat syahadat sebanyak enam kali.
TRIBUNNEWSBATAM,BATAM - Sebelum melayangkan kapak ke leher korbannya, Midun sempat mengucap dua kalimat syahadat sebanyak enam kali. Setelah itu kapak pun diayunkan dan mengenai leher. Remaja itu langsung tewas.
"Yaa Allah,kalau anak ini anak yang baik jatuhkanlah kapak dari tangan saya.Jika anak ini yang menghancurkan rumah tangga saya atau jadi penyakit bagi orang banyak putuskanlah lehernya dan matikanlah Dia," ujar Midun saat itu.
Empat kali tubuh Udin dihujani kampak. Ia akhirnya menghembuskan nafas di pondoknya.Sedangkan Midun memilih kabur.
Demikianlah yang terungkap dari rekonstruksi pembunuhan sadis terhdap Udin yang dilakukan Midun, pekerja dapur Arang di pondok arang Kampung aceh, Dapur 12 Sagulung, Batam, Kepri, Jumat (3/9/2010) sekitar 10.00 WIB.
Dalam rekonstruksi ini Midun tersangka pembunuhan melakukan tujuh peragaan pembunuhan. Setiap adegan dilalui dengan lancar,tersangka juga masih hafal bagaimana posisi tidur Udin.
Pembunuhan sadis ini ternyata dilatarbelakangi masalah cemburu. Sang istri disangka menjalin asamara dengan Udin.