TribunBatam/

Lakalantas di Bintan

Lagi, Simpang Korindo Terjadi Laka Lantas

Lagi, Simpang Korindo Terjadi Laka Lantas

Lagi, Simpang Korindo Terjadi Laka Lantas
Tribunnews Batam / Hadi Maulana
Laka Lantas di Bintan.

Laporan Hadi Maulana, wartawan Tribunnews Batam


TRIBUNNEWSBATAM, BINTAN – Lagi-lagi simpang Korindo, Batu 20 Kijang kembali terjadi laka lantas, kali ini dialami anak siswi SMA Negeri 1 Bintan bernama Widia yang berboncengan dengan Nurintan menggunakan Sepda Motor Mio Merah dengan Nopol BP 2402 BC sepulang sekolah, dengan Iwan (24) warga Tanjungpinang dengan menggunakan sepeda motor shogun hitam nopol BP 4536 TH, Kemarin.

 

Dari laka lantas ini, ketiga korban mengalami luka lecet. Namun Widya dan Nurintan mengalami luka lecet serius dan langsung dilarikan di puskesmas Kijang. Sedangkan Iwan sendiri hanya mengalami luka lecet biasa, yakni dibagian lengan kanannya dan cukup diobati dengan menggunkan betadine.

 

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun dilapangan kemarin, menyebutkan laka lantas ini terjadi berawal saat Widia yang berboncengan dengan Nurintan saat pulang sekolah dari gedung baru SMAN 1 Bintan yang ada di bilangan jalan Korindo Sei Lekop, sedangkan Iwan hendak menuju Kijang dari arah Tanjungpinang.

 

Kemudian pas di persimpangan Korindo, keduanya saling berimpitan hingga mengakibatkan Widia dan Iwan kehilangan kendali dan terpelanting ke pinggir badan jalan, begitu juga dengan Nurintan yang saat itu posisinya di bonceng Widia, juga ikut terpelanting.

 

“Widia terlalu ketengah saat belok menuju Kijang bang dari arah Korindo, jadi tersenggollah dengan Iwan. Sebab saat itu posisi Iwan dalam keadaan lampu hijau,” kata siswa SMAN 1 Bintan yang ditemui di lokasi, Kemarin.

 

Karena Widia dan Nurintan terlihat lemas, lanjut siswa tadi, teman-teman bersama pegendara yang pas kebetulan lewat di bilangan jalan ini langsung berinisiatif membawa mereka berdua ke Pukesmas Kijang, semantara Iwan langsung meminggirkan sepeda motor miliknya serta Widia dan mengantarkan sepeda motor itu kesekolah.

 

“Untung saat itu saya tidak laju, kalau seandainya laju kemungkinan bisa lebih parah lagi,” kata Iwan yang ditemui di depan SMAN 1 Bintan.

 

Iwan mengaku pihaknya akan tetap bertanggung jawab atas kejadin ini, meski disadari kejadian ini bukan sepenuhnya kesalahan dirinya. “Saya siap tanggungjawab, selagi semua permaslahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Iwan.

 

Untuk sepeda motor Iwan sendiri, dari insiden ini hanya mengalmi lecet kecik dibagian sayap sepeda motornya, semantara sepeda motor Widia mengalami pecah lampu di bagian depan dan lecet pada bagian bemper depan dan samping, tepatnya disekitar pijakan kaki atau hendel kanan.

 

Sementara itu. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Bintan, Mungin yang ditemui Tribun usai berbincang dengan Iwan menyebutkan pihaknya berharap sekali untuk kedepan pihak Polres Bintan Satuan Lantas bisa menerjunkan anggotanya untuk berjaga-jaga di simpnag Korindo ini, baik di pagi hari hingga siang harinya, tepatnya pas keluarnya jam sekolah SMAN 1 Bintan.

 

“Untuk saat inikan hanya pagi saja, jadi kita harap siang hari juga dilakukan penjagaan. Dan hal ini bertujuan juga untuk mencegah kebut-kebutan di jalan korindo, tepatnya di persimpangan ini, karena terbilang sangat rawan sekali,” harap Mungin.
Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help