A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

KPPU dan Pengadilan Denda PT Chevron Pacific Rp 2 Miliar - Tribun Batam
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Batam

KPPU dan Pengadilan Denda PT Chevron Pacific Rp 2 Miliar

Jumat, 21 Januari 2011 17:17 WIB
KPPU dan Pengadilan Denda PT Chevron Pacific Rp 2 Miliar
Tribunnews Batam / Istimewa
KPPU dan Pengadilan Denda PT Chevron Pacific Rp 2 Miliar.
Laporan Dedy Suwadha Wartawan Tribunews Batam

TRIBUNNEWSBATAM, BATAM
- Putusan hukuman denda miliaran rupiah yang dijatuhkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia, terhadap sejumlah perusahaan dalam tender jasa kebersihan dan pelayanan gedung di Dumai dan Rumbai Riau, kembali diperkuat oleh Pengadilan Negeri Pekanbaru.  Putusan pihak KPPU waktu itu tercatat KPPU No.04/KPPU-L/2099 dan dikuatkan dalam sidang PN Pekanbaru pada tanggal 20 Januari 2011.

Ramli Simanjuntak, Kantor Perwakilan KPPU Daerah Batam, melalui Biro Humas dan Hukum KPPU Pusat menjelaskan  Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada tanggal 20 Januari 2011 telah menguatkan Putusan KPPU No. 04/KPPU-L/2009 yang berkaitan dengan Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-Undang No. 5 Tahun 1999. Disini pihak KPPU menilai ada berkaitan dengan Persekongkolan Tender Jasa-jasa Kebersihan dan Pelayanan dalam Gedung di Duri Damai dan Rumbai – Minas di Lingkungan PT Chevron Pacific Indonesia.

"Kami jelaskan kalau, Musyawarah Majelis Hakim PN Pekanbaru yang terdiri dari Ahmad Yusak, SH., MH. (Ketua Majelis), Budi Prasetyo, SH. (Anggota) dan Rukinton, SH., MH. (Anggota) melalui putusannya No. 105/Pdt.G/2009/PN.PBR, menguatkan Putusan KPPU No. 04/KPPU-L/2009 yang pada pokok amar putusannya menguatkan seluruh amar dalam Putusan KPPU tersebut. Ini pertanda perusahaan yang kami minta membayar denda segera melaksanakan putusan tersebut,"ujar Ramli Simanjuntak, Jumat (21/1/2011)

Adapun amar Putusan KPPU menyatakan bahwa PT. Chevron Pacific Indonesia, PT. Nusa Inti Sharindo, PT. Avia Jaya Indah, PT. Sandhy Putra Makmur, PT. Jacolin Fitrab Cabang Pekanbaru, PT. Freshklindo Graha Solusi, dan PT. Yogi Pratama Mandiri terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 Undang – Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Sehingga PT. Chevron  Pacific Indonesia dihukum untuk membayar denda sebesar Rp. 2 Milyar, PT. Nusa Inti Sharindo untuk membayar denda sebesar Rp. 1 Milyar, PT. Avia  Jaya Indah untuk membayar denda sebesar Rp. 1 Milyar.

KPPU juga melarang PT. Sandhy Putra Makmur, PT. Jacolin Fitrab Cabang Pekanbaru, PT. Freskhlindo Graha Solusi, dan PT. Yogi Pratama Mandiri untuk mengikuti tender/lelang pengadaan barang/jasa di lingkungan PT. Chevron Pacific Indonesia selama 1 (satu) tahun sejak Putusan ini mempunyai kekuatan hukum tetap.

KPPU memberikan apresiasi yang tinggi atas putusan PN Pekanbaru tersebut yang mencerminkan kesamaan persepsi dalam memandang pelanggaran UU No. 5 Tahun 1999. Hal tersebut juga menjadi dorongan berharga bagi KPPU untuk terus membangun terciptanya persaingan usaha yang sehat demi kesejahteraan rakyat.
Editor: Dedy Suwadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas