Lakalantas di Bintan

Polisi Simpulkan Murni Lakakerja di Tambang Bauksit

Kecelakaan di Tambang Bauksit Masih Diselidiki

Polisi Simpulkan Murni Lakakerja di Tambang Bauksit
Tribunnewsbatam / ogas jambak
Truk dari Tambang Bauksit di Dompak

BINTAN, TRIBUN - Kasus kecelakaan kerja yang terjadi di area pertambangan Bauksit milik PT. Bintan Kharisma Pratama (BKP) terus diselidiki ole Polsek Bintan Timur. Miswan salah seorang supri dum truk dari perusahaan ini tewas setelah terlindas truk rekannya sendiri.

Polisi hingga saat ini belum melihat adanya kelalaian dari Saragih yang mengemudikan truk yang melindas Miswan tersebut sebelumnya. Kapolsek Bintim Kompol Achmad Suherlan melalui Kanit Reskrim Ipda Efendri Ali mengatakan, kasus ini sedang dalam tahap penyelesian secara kekeluargaan.

"Sulit juga mengatakan kalau supir yang menabrak tersebut lalai. Dari data yang kita peroleh saat itu memang terjadi antrean saat akan melakukan pencucian Bakusit. Pas truk ini jalan ternyata ada yang meneriaki kalau ada orang dibawah rodanya," ujar Ali, kemarin.

Dari pihak keluarga korban lanjut Ali, juga sudah memaklumi insiden yang tidak diinginkan tersebut. "Saat ini sedang ada pembicaraan antara keluarga dan perusahaan. keluarga tampaknya juga memaklumi kejadian itu," ujarnya.

Namun walau begitu, Polsek Bintim tak semata-mata menghentikan penyelidikan masalah laka kerja ini. Bahkan saat ini truk maut yang melindas Miswan sudah diamankan ke kantor Polsek.

Masalah Miswan mungkin bisa saja dianggap sebagai kecelakaan yang tidak bisa diduga-duga. Namun dari kejadian ini beberapa pihak sudah mula menyoroti kemananan di tambang-tambang bauksit khususnya di Bukit Wacopek

Dari pantauan dilapangan sebelumnya memang terlihat sekali aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dilokasi ini sangat minim. Peralatan keselamatan seperti sepatu, helm dan sebagainya tak terlihat satupun dikenakan para pekerja.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Bintan, Mangapul Marbun sebelumnya justru melihat ada unsur kelalaian yang terjadi dalam insiden tersebut. "Jika dilihat dari aspek ketenagakerjaan, kita bisa mempertanyakan dinas terkait seperti Disnaker masalah faktor kemanan pada pekerja di tambang Bauksit dan bagaimana sistem standarnya. Disnaker pun sebagai pelaksana teknis harus juga harus ketat melakukan pengawasan pada tenaga kerja lepas ini," ungkapnya.

"Kita sbeenarnya maklum juga karena sebagian pekerja di tambang ini merupakan pekerja tak tetap. Tapi ini kembali lagi kepada niat baik dari pengusaha," sebut Marbun

Editor: Dedy Suwadha
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help