Sasaran Program KB di Kepri Dilakukan di 38 Pulau
Program KB kembali diwacanakan
Tayang:
Laporan Tribun news Batam, Nazaline Pane
TRIBUNNEWS BATAM.COM,BATAM- Sentralisasi program KB kembali diwacanakan jika
pada program KB selama ini tidak mampu menurunkan laju pertumbuhan penduduk pasca otonomi daerah .Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Kependudukan
dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Dr Sugiri Syarief, MPA dalam Rapat Kerja Ikatan Keluarga Berencana
di Goodway Hotel Batam Kamis (8/12) malam
“ Hak sepenuhnya berada di tangan
pemerintah daerah, tetapi prioritas program kerja tidak semuanya program KB . Jika
program selama ini tidak mampu menurunkan fertilitas, setelah menunggu hasil Survei Demografi Kependudukan
Indonesia (SDKI) pada 2012, mungkin pilihan lain adalah sentralisasi, “ ungkapnya
Sugiri mengatakan bahwa wacana itu
pernah disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP)dengan Komisi IX
DPR tanggal 28 November 2011 lalu agar Indonesia memiliki scenario kependudukan yang lebih terperinci.
Dalam kesempatan itu juga Sugiri menyampaikan bahwa program KB di Kepulauan
karena Kepulauan juga merupakan bagian dari Indonesia dan jika program tidak
terlaksana dengan baik, banyak warga yang
akan tinggal di negara tetangga karena ditunjang dengan fasilitas dan sarana
yang lebih baik.
“Program KB juga ingin dirasakan oleh masyarakat di Kepulauan juga, Mereka
harus dilayani walaupun dalam sebuah pulau yang terletak di perbatasan hanya dihuni
satu keluarga ataupun beberapa kel;uarga,bukan jadi alas an untuk tidak
melayani meski jauh di Kepulauan" jelasnya
Sunarto, Kepala Perwakilan BKKBN Kepri mengatakan sasaran program dilaksanakan di 38 pada tanggal 13
Desember 2011. " Sasaran program KB di Kepri adalah 38 pulau yang
masing-masing kabupaten 4- 8 pulau. Untuk
koordinasi dengan pemerintah daerah, dan korem ,"paparnya (lin)