Kamis, 11 Juni 2026

Tragedi Xenia Maut

Sopir Ugal-ugalan Tabrak 12 Pejalan Kaki

9 Tewas Tewas, 4 diantaranya Satu Keluarga

Tayang:

TRIBUNNEWSBATAM, JAKARTA - Yasin Rifai (57) dirundung duka mendalam. Ia kehilangan orang-orang tercinta sekaligus, yakni sang istri Suyatmi (55), dan anak perempuannya Pipit Alfia Fitriasih (18).

Keluarga ini naas menjadi korban keganasan mobil multi fungsi (MPV) Xenia Hitam bernomor polisi B 2479 XI yang dikemudikan Apriani Susanti (29) secara ugal-ugalan menyeruduk 12 orang yang berada di trotoar.

Akibat kejadian ini sembilan orang tewas, tiga meninggal di lokasi kejadian di Jalan Ichwan Ridwan Rais, Jakrta Pusat, dan enam lainnya meninggal di rumah sakit. Empat kobran lainnya luka-luka. Korban meninggal di tempat telah diurus pihak RSCM, sementara korban luka dirawat oleh pihak RSPAD Gatot Subroto.

Siang itu, Minggu (22/1/2012) sekitar pukul 11.10 WIB, mobil yang mengangkut empat orang penumpang, Apriani beserta tiga temannya, Deny Mulyana (30), Hadi Setya (32), dan Ari (34). Mereka usai menghadiri pesta di hotel Borobudur, sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian, di dekat Tugu Tani, tak jauh dari Stasiun Kereta Api Gambir Jakarta.

Berdasarkan pemeriksaan kepolisian menyebutkan pengemudi tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK mobil saat kejadian. Akibat perbuatannya, Apriyani dijerat pasal berlapis yaitu, Undang-undang Lalu-lintas Pasal 283 mengendarai secara tidak wajar dan terganggu konsentrasinya (oleng).

Melanggar pasal 278 ayat 5 setiap orang yang mengemudi di jalan dan melanggar batas kecepatan tertinggi, pasal 288 kendaraan yang dikemudikan tidak dilengkapi dengan SIM dan STNK, dan pasal 310 ayat 1, 2 dan 3 kecelakaan yang menyebabkan korban luka ringan, berat hingga meninggal.

Saat ditemui di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Yasin sangat syok. Terlihat jelas tubuhnya gemetar saat berdiri di samping jenazah sang istri. "Tadi pagi nggak ada firasat apa-apa," ujar Yasin saat berbicang dengan Tribunnews.com. Air mencucur deras dari matanya.

Hingga Minggu petang, jenazah istri dan anaknya masih bersemayam di ruang jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo menunggu dibawa ke kediaman Yasin di Jalan Kalipasir, Gang Tembok RT 9 RW 10, Kecamatan Menteng Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Kesaksian atas tragedi di hari Minggu ini dituturkan saksi lainnya, Suwarto (54). Lebih dari 3 jam, usai kejadian, ia masih mengaku syok mengingat kecelakaan maut itu.

"Wah bener-bener kaget dan syok saya, pas banget di depan mata saya. Itu lihat genangan darah dan otak manusia berserakan, saya trauma," ucap Suwarto.

Suwarto menuturkan saat kejadian dia hendak pulang kampung ke Kediri, Jawa Timur. Ia usai salat di Mesjid Istikal, ia berjalan di trotoar sebelah kiri jalan, menuju ke Stasiun Senen. Sesampainya di trotoar tepat di depan kantor Kementerian Perdagangan, mobil Xenia hitam yang menyeruduk belasan orang. Saat itu sebagian sedang berjalan di trotoar usai jalan pagi dari Tugu Monas, dan sebagian menunggu angkutan umum di halte.

"Posisi saya dengan mobil itu sangat dekat, hanya satu jengkal tangan. Alhamdulilah saya bisa selamat dan langsung refleks memiringkan badan," tutur Suwarto.

Usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi, Suwarto pun langsung bergegas ke Stasiun Senen untuk mengejar Kereta Api yang akan membawanya ke Kediri. "Ini saya mau ke Senen, mau segera ke Kediri. Semoga masih dapat kereta," kata Suwarto.

Duka-lara mendalam pun dialami Rohmari Benyamin. Empat anggota keluarganya  menjadi korban meninggal. Sebelum kejadian Benyamin ternyata mendapat mimpi aneh sebelum kejadian terjadi. Pada malam harinya Benyamin bermimpi mendengar angka 25.

"Firasat sebelumnya nggak ada. Saat tidur saya terjaga, ada yang bisikin 25-25. Itu aja suaranya menyebut angka itu terus," ujar Benyamin yang kesehariannya bekerja sebagai sopir Bajaj.

Benyamin harus rela ditinggal lebih dulu oleh Nani Rianty (25) anaknya yang tengah mengandung seorang bayi 3 bulan, Suyatmi (50) adik ipar, Pipit (18) dan Sigit (2,5) keponakannya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved