Laporan Novyana Handayani Wartawan Tribunnews Batam
TANJUNGPINANG, TRIBUN - Pamit pergi bekerja, ternyata Sri
Lestari tak pernah pulang lagi sejak itu. Malah rekan kerjanya di sebuah
swalayan di Batu 10, mengaku sudah dua hari Sri tak masuk kerja. Diduga ia
kabur karena tak cocok dengan abangnya, Gianto.
“Saya lihat Senin (16/4) jam, tiga sore dia pergi kerja. Biasanya
jam 11 malam dah pulang, tapi hari itu sampai sekarang dia tak pulang-pulang,”
ujar Gianto pada Tribun, Jumat (20/4). Sri baru di Tanjungpinang sejak dua
bulan terakhir.
Selama ini dia bekerja sebagai penjual jamu keliling.
Sejak
empat hari sebelum hilang, Sri diterima bekerja di sebuah swalayan di Batu 10.
Ia bekerja sejak pukul 15.00 sampai 23.00. Pagi harinya ia tetap berjualan jamu
keliling.
Entah mengapa, sejak berangkat sore itu Sri tak pulang. Ia juga
meninggalkan surat yang ditulis dengan bahasa Jawa. Ia mengaku tak betah
tinggal dengan pamannya, Imam dan abangnya, Gianto di Perumnas Bumi Air Raja.
Karena itu ia pergi dan minta agar tak dicari lagi. Gianto
yakin pesan yang ditulisn di bekas kotak rokok tersebut tak ditulis oleh adiknya. Karena ia tahu benar tulisan
tangan Sri.
Sore itu Sri pergi menggunakan sepeda motor milik abangnya.
Belakangan sepeda motor itu dititipkan pada penjual bakso di Kota Piring, yang
biasa menjadi langganan abangnya.
“Katanya dia mau pergi sebentar, jadi motornya dititip.
Katanya tak jauh dari situ, ada laki-laki yang nunggu dia,” jelas Gianto.
Selama
dua bulan tingga di Tanjungpinang, Imam yang paman Sri ini mengaku Sri tak
banyak teman.
Tapi ia sering terlihat akrab dengan beberapa tukang
bangunan di Perumahan Hang Tuah. Imam minta agar Sri segera pulang.
“Mamaknya
sudah tahu dia pergi. Mamaknya nangis terus. Anaknya juga nangis nanya ibunya.
Sri pulanglah, kasihan keluarga,” sebut Imam.
Bagi yang melihat Sri, wanita ini memiliki cirri-ciri tinggi
badans sekitar 150 sentimeter. Dengan rambut sebahu yang di-rebonding. Juga ada
tahi lalat di batang hidung sebelah kakan. Keluarga mengaku sudah melaporkan
hilangnya Sri ke Polsek Tanjungpinang Timur. Namun bagi warga yang mengetahui
keberadaan Sri, diminta menghubungi keluarga di 0812-7054-8906.(opi)