Ini Dia Jumlah Penduduk Kepri
KPU Sudah Bisa Susun Dapil, Pemprov Serahkan Data Kependudukan Terbaru, Jumlah Penduduk Kepri Capai 1.895.590 Jiwa
Laporan Tribunnews Batam, Eko Setiawan
Bintan 70.097 jiwa
Karimun 260.478 jiwa
Natuna 76.606 jiwa
Lingga 97.729 jiwa
Kepulauan Anambas 43.993 jiwa
Kota Batam 1.060.309 jiwa
Tanjungpinang 210.836 jiwa
Total Kepri 1.895.590 jiwa
TRIBUNNEWSBATAM, TANJUNGPINANG - Pemerintahan Provinsi Kepri menyerahkan Daftar Agregat Kependudukan Per Kecamatan (DAK2) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri di Aula Gedung Pemprov Kepri.
Dalam daftar yang diserahkan Sekdaprov Suhajar Diantoro itu, terdapat data mengenai jumlah penduduk Kepri terbaru yakni sebanyak 1.895.590 jiwa.
Jumlah itu meningkat dibanding jumlah penduduk Kepri lima tahun lalu. Data ini diharapkan bisa membantu KPU segera bekerja menyusun daerah pemilihan untuk Pemilu 2014.
"Setelah diserahkannya data DAK2 ini diharapkan pelaksanaan penyusunan daerah pemilihan KPU segara dilaksanakan," ucap Suhajar saat memberi sambutan.
DAK2 bersumber dari database yang sudah dimutakhirkan oleh kabupaten dan kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sampai tanggal 20 November 2012, dan terintegrasikan dengan hasil perekaman KTP elektronik (e-KTP) sampai 26 November 2012, oleh Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri Herizal Hood, mengatakan, jumlah penduduk hingga November 2012, di setiap kabaten dan kota mengalami pertumbuhan hingga 30 persen.
"Ada penambahan penduduk di setiap kabupaten dan kota di Kepri," ucap Herizal
Total penduduk di Kepri sebanyak 1.895.590 penduduk. Untuk pembagiannya, Bintan 70.097 penduduk, Karimun 260.478 penduduk, Natuna 76.606 penduduk, Lingga 97.729 penduduk, Kepulauan Anambas 43.993 penduduk, Kota Batam 1.060.309 penduduk dan Tanjungpinang sebanyak 210.836 penduduk.
Jumlah ini bisa saja bertambah, mengingat adanya pertambahan usia dan jumlah masyarakat yang belum terdaftar hingga tanggal 7 Februari 2012 saat masa akhir penyerahan DP4 peserta pemilu.
"Pasti ada yang belum terdaftar, kita lihat saja Batam sampai sekarang untuk e-KTP nya belum selesai, namun kita berupaya menuntaskannya sampai akhir tahun 2012, semua peralatan sudah kita kerahkan," terangnya.
Usai menerima DAK2, Ketua KPU Kepri, Den Yealta mengatakan akan segera melaksanakan rapat secara nasional dengan pengurus KPU Kepri lainnya.
DAK2 ini akan menjadi acuan bagi KPU Kepri untuk menentukan Dapil dan penambahan kursi di beberapa daerah seperti, Batam, Lingga dan Tanjungpinang.
"Kita akan mengadakan rapat secara nasional. Setelah menerima DAK2 ini kita akan menetapkan Dapil dan penambahan kursi di setiap daerah. Memang ini sudah menjadi agenda kita," ucap Den Yealta yang ditemui Tribun, Kamis (6/12) siang.
Jika belum bisa penambahan Dapil, minimal ada penambahan kursi pada setiap daerah. Ada tiga penambahan kursi untuk kabupaten dan kota di Kepri yakni Batam, Lingga dan Tanjungpinang. Di antara tiga daerah tersebut, berkemungkinan untuk penambahan Dapil hanya di Batam.
"Berkemungkinan penambahan Dapil kita lihat hanya Batam. Kalau untuk yang lain hanya penambahan kursi," terangnya.
Untuk Provinsi di Tahun 2014 ini tidak ada penambahan kursi, kecuali jumlah penduduk mencapai 3 juta jiwa. Walaupun "Kalau sekarang belum ada penambahan di tingkat provinsi, kita harus menambah jumlah penduduk. Mungkin tahun 2019 nanti jumlah anggota Dewan Kepri akan bertambah," lanjutnya.