Gadis Cantik Asal Tanjungbatu Kepri Ini Sering Dibikin Repot

Berawal dari ketidaksengajaan membuka butik pakaian sendiri, akhirnya Selly banyak bertemu berbagai konsumen.

Gadis Cantik Asal Tanjungbatu Kepri Ini Sering Dibikin Repot
Tribunnewsbatam.com/Yusuf Riadi
Selly Francesca, dara muda yang hobi bermain golf dan traveling.
Laporan Tribunnews Batam, Yusuf Riadi

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Bagi sebagian orang menekuni dunia merketing harus memiliki jiwa tantangan dan pantang menyerah. Terlebih memahami setiap konsumen yang beragam dengan watak yang berbeda. 

Hal tersebut di jalani oleh Selly Francesca, dara kelahiran tahun 1987 silam sangat menikmati dunia merketing khususnya di bidang property.

"Dunia marketing cukup menyenangkan, karena kita menghadapi berbagai orang dengan karakternya, namun harus memiliki jiwa petualang," ujar Selly yang menjabat Manager Marketing di PT Hafindo Group salah satu property berkembang di Batam, Senin (11/3/2013) 

Berkarir di dunia merketing sudah 4 tahun digelutinya. Selama waktu tersebut Selly terus mendapatkan hal-hal baru yang berhubungan dengan dunia marketing. Bahkan pahit manisnya menjalani dunia pemasaran ini juga sudah dicicipinya.

"Suka dukanya pasti ada ya, untuk sukanya saya bisa melayani konsumen yang ingin mendapatkan rumah sampai ada pembelian, sekaligus bisa memenuhi target yang diberikan perusahaan. Namun dukanya di dunia marketing kita sering dikomplain oleh konsumen, bahkan tidak sedikit konsumen yang ngotot dalam memilih sebuah property yang kita tawarkan," jelasnya.

Tantangan yang dihadapi Selly tidak hanya sebatas itu, dengan memiliki penampilan yang cukup menarik dan berparas cantik, dirinya sering mendapat godaan apabila bertemu dengan klien yang sedikit genit.

"Terkadang ketemu dengan konsumen yang susah diajak omong serius bikin repot juga, karena ada yang suka godain juga dan di luar pekerjaan, namun saya juga harus bisa mensiasatinya karena ini jadi bagian pekerjaan juga, ya mau tak mau haruas dihadapi," ungkap dara asal Tanjung Batu.

Menggeluti dunia marketing awalnya tidak sengaja dijalani Selly. Berawal dari ketidaksengajaan membuka butik pakaian sendiri, akhirnya Selly banyak bertemu berbagai konsumen.

"Awalnya dunia merketing ini tidak sengaja saya jalani, karena berawal dari promosi usaha sendiri dan bertemu dengan banyak orang, relasi dan teman, hingga sekarang di bagian properti," paparnya.

Baginya meski sebagai tenaga pemasaran Selly memiliki tantangan lain yang harus dipenuhi, yakni bisa lebih memajukan perusaahan tempat ia mendedikasikan fikiran dan tenaganya.

"Disisi lain saya dituntut untuk memiliki target di perusahaan ini agar lebih maju dan terus berkembang," ucap wanita yang hobi main golf dan traveling ini. (*)
Editor: Candra P. Pusponegoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved