BP Batam Segera Cabut Semua Alokasi Lahan Bagi Perusahaan yang tidak Membangun

BP Batam akan menyabut seluruh alokasi lahan bagi sejumlah perusahaan yang dipanggil ke kantor BP Batam.

BP Batam Segera Cabut Semua Alokasi Lahan Bagi Perusahaan yang tidak Membangun
tribunnews batam/argianto
Gedung BP Batam di Batam Centre 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM- BP Batam akan menyabut seluruh alokasi lahan bagi sejumlah perusahaan yang dipanggil ke kantor BP Batam.

Perusahaan-perusahaan tersebut diketahui sudah mendapatkan alokasi lahan sejak tiga-empat tahun lalu, namun tak kunjung membangun lahannya.

Menurut Anggota 3 Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Batam RC Eko Santoso Budianto,‎ sesuai surat perjanjian alokasi lahan, penerima alokasi wajib membangun dalam enam bulan.

"Kalau tidak dibangun dalam enam bulan harusnya ada denda, sampai ke pencabutan izin. ‎Nanti saat pemanggilan akan kita lihat bisa tidak mereka meyakinkan kita akan membangun lahan itu. Kalau memang mau diteruskan pun tetap akan kita cabut dulu izinnya. Tapi mereka bisa mengajukan pengalokasian baru, dengan tarif UWTO baru. Jadi semua bayar UWTO baru," tutur RC Eko Santoso di lantai 3 kantor BP Batam usai acara halalbihalal keluarga BP Batam, Selasa (12/7/2016).

Dia menambahkan, dari daftar yang dimiliki BP Batam, ada total 248 titik lahan yang sudah mendapatkan izin alokasi namun tak kunjung dibangun-bangun oleh pemiliknya.

"‎Dari daftar yang kita miliki itu ada lahan-lahan yang sudah dialokasikn beberapa tahun lalu tapi nggak pernah dibangun,"tegasnya.

Secara keseluruhan, ada 248 titik lahan yang tidak dibangun padahal sudah diberikan alokasi.

"Nah mereka ini ada yang sudah di SP 1, SP 2 dan SP 3. Bahkan ada yang sudah lewat SP 3 tapi nggak bisa dicari tahu karena lahannya sudah dipindahtangankan sebelum dibangun," tutur dia.(*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help