Bermodal Tang, Dua ABG Pecandu Game Point Blank Curi Ponsel di Barek Motor

Dua ABG ditangkap polisi setelah dilaporkan sejumlah ponsel di konter handphone di Barek Motor. Ini kejadiannya

Bermodal Tang, Dua ABG Pecandu Game Point Blank Curi Ponsel di Barek Motor
tribunbatam/aminnudin
Dua ABG berinisial Bb (13) dan AF (17) saat digelandang ke Mapolsek Bintan Timur, Rabu (14/12/2016), dalam kasus pencurian ponsel 

BATAM.TRBUNNEWS.COM, BINTAN- Dua ABG di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, yakni Bb (13) dan AF (17) digelandang ke Mapolsek Bintan Timur, Rabu (14/12/2016).

Keduanya terlibat kasus pencurian handphone di Barek Motor Kijang. Kebetulan area itu banyak counter berdiri.

Tak tanggung tanggung, 7 unit ponsel berhasil mereka gasak dalam sekejap dalam pekan ini.

Ulah mereka itu membuat pemilik counter Hp geram bukan alang kepalang. Pasalnya, di antara 7 unit hp itu, beberapa diantaranya alat peraga, alias casing hp pun turut digondol.

Di Mapolsek, Bb dan AF, menuturkan alasan mereka tertarik menggasak barang barang counter.

Menurut Bb, dirinya tertarik ingin memiliki ponsel tersebut karena sudah kecanduan game online yang membuat mereka nyaris lupa makan bahkan lupa tidur. Hp itu mau dijual agar bisa membayar biaya warnet bermain game sepuasnya.

"Nama game itu, PB (Point Blank), dimainkan di warnet,"kata Pb polos.

Bb yang sudah putus sekolah itu menambahkan, rencananya hasil jarahan mereka di counter akan dijual di bursa jual beli online yang biasa banyak terdapat di facebook. Nah, dengan duit penjualan, Bb dan AF mengatakan bisa bermain game power blank di warnet.

Bb dan AF juga mengakui, dalam sehari, bisa menghabiskan enak jam bahkan lebih lama lagi berada di warnet. Tergantung kondisi gamenya. Sebab game itu makin lama dimainkan makin seru dan menanang.

Modus operandi kedua ABG itu tergolong lihai untuk seusianya. Cukup bermodalkan alat tang, keduanya sudah bisa menyusup masuk ke dalam konter dan menggondol seluruh handpone yang di pajang di dalam konter tersebut. "Kita pakai tang saja om," terang AF.

Kapolsek Bintan Timur AKP Arya Tesa Brahmana melalui Kanit Reskrim Iptu Indra J Malau menyebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan kedua bocah itu diantaranya ada tiga unit hp merk Xiaomi, tiga unit hp merk Advan serta satu unit hp merk Oppo. Kesemua barang bukti itu adalah hasil kejahatan pelaku di dua TKP berbeda.

"Jadi ada dua konter yang mereka curi, konter pertama mereka berhasil membawa tiga unit hp dan konter kedua sebenarnya ada lima tetapi yang satu ternyata hanya hp pajangan/mainan," terang Indra di ruang kerjanya.

Karena keduanya masih dibawah umur, Indra menambahkan, pihak kepolisian berupaya agar keduanya diadili dengan sistem peradilan anak sebagaimana dimaksud

"Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 362 K.U.H.Pidana dan Pasal 363 K.U.H.Pidana Juncto Pasal 64 K.U.H.Pidana Juncto UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak," tandasnya.

Kini kedua bocah tersebut masih berada di ruang Reskrim guna pemeriksaan, polisi mengupayakan agar sistem peradilannya melalui sistem peradilan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KHUP Juncto Pasal 64 KHUP Juncto UU RI Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak. (*) 

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved