Tahapan Lelang Jabatan Tehenti, DPRD Tanjungpinang Akan Panggil Sekda-Timsel. Ada Apa?

Tahapan lelang jabatan di Pemko Tanjungpinang terhenti, DPRD janji panggil Sekda dan Timsel. Ada Apa?

Tahapan Lelang Jabatan Tehenti, DPRD Tanjungpinang Akan Panggil Sekda-Timsel. Ada Apa?
Istimewa
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG-Terhentinya tahapan Seleksi Pencalonan Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemko Tanjungpinang membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang bertanya-tanya. Pasalnya sampai saat ini mereka juga belum mendapatkan penjelasan dari Panitia Seleksi (Pansel).

Baca: Jaksa Tuntut Hukuman Mati Polisi Ini, Keluarga Korban Langsung Bersorak. Ini Alasan Jaksa!

Baca: Tragis, Pengantin Baru Gantung Diri Ternyata Hamil 4 Bulan, Janin Dipisahkan saat Dikubur

Baca: Berbahagialah! Inilah 4 Efek Menakjubkan Doyan Minum Air Putih Hangat Bagi Tubuh Anda!

Untuk itu, DPRD berencana memanggil Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono beserta anggota Pansel lainnya. Pemanggilan dilaksanakan untuk meminta penjelasan terkait mandegnya proses Open Bidding tersebut.

"Jadi kami akan panggil tim seleksi dan Sekda. Apa yang jadi masalah kita akan minta penjelasan. Karena selama ini kita tidak tau," katanya kata ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang Maskur Tilawahyu, Senin (10/4).

Menurutnya DPRD berhak untuk mengetahui dan meminta penjelasan terkait masalah yang dihadapi Pansel. Sehingga membuat proses lelang jabatan terhenti.

"Ini berkaitan dengan anggaran juga. Karena kita yang menganggarkan. Anggarannya sekitar 700 juta," katanya.

Proses Seleksi Pencalonan Terbuka Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemko Tanjungpinang sendiri memang terhenti. Meskipun pendaftaran sudah ditutup 7 Maret lalu, namun sampai saat ini belum ada proses lanjutan. Semestinya pansel sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Sekda Kota Tanjungpinang Riono yang menjabat ketua Pansel menjelaskan memang ada beberapa masalah yang mengharuskan pihaknya kembali di konsultasikan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sehingga belum bisa dilaksanakan pengumuman calon yang lulus seleksi administrasi.

"Ada beberapa hal yang perlu kita dudukkan lagi. Makanya kita konsultasikan ke KASN," katanya, Selasa (4/4).

Namun, Riono belum menyebutkan detil masalah apa yang dihadapi Pansel sehingga harus berkonsultasi dengan KASN.. Yang jelas, tahapan open bidding belum bisa dilanjutkan sebelum berkonsultasi ke KASN agar tidak timbul masalah dikemudian hari. (*)

Berita Terkait Baca Harian Tribun Batam Edisi Selasa (11/4/2017)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help