TribunBatam/

Kasus Mutilasi Anggota DPRD

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Polisi Ini, Keluarga Korban Langsung Bersorak. Ini Alasan Jaksa!

Jaksa tuntut polisi ini hukuman mati, keluarga korban langsung bersorak. Ini alasan jaksa!

Jaksa Tuntut Hukuman Mati Polisi Ini, Keluarga Korban Langsung Bersorak. Ini Alasan Jaksa!
tribun lampung
Brigadir Medi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-Brigadir Medi Andika membuat pengakuan mengejutkan saat diwawancarai wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (10/4/2017).

Baca: Tragis, Pengantin Baru Gantung Diri Ternyata Hamil 4 Bulan, Janin Dipisahkan saat Dikubur

Baca: Berpura-pura Janda Cantik Cari Jodoh, Komplotan Ini Peras Pria Naksir Rp 25 Juta. Ini Modusnya!

Medi menyatakan ada keterlibatan Umi Kulsum, istri anggota DPRD Bandar Lampung Pansor, dalam kasus mutilasi Pansor.

“Istri almarhum Pansor mengetahui peristiwa terjadinya pembunuhan Pansor dan dia yang mendanai,” ujar anggota Satuan Intelijen dan Keamanan Polresta Bandar Lampung ini.

"Saya hanya disuruh mencarikan orang untuk… tapi bukan untuk membunuhnya," imbuh Medi.

Medi mengatakan, akan menyampaikan keterlibatan Umi secara lengkap pada persidangan selanjutnya.

Saat dicecar wartawan mengenai pernyataannya itu, Medi tidak mau menjawab kembali. Ia langsung dibawa anggota kepolisian ke dalam mobil.

Dituntut hukuman mati
Jaksa penuntut umum menuntut Brigadir Medi Andika dengan hukuman pidana mati. Tuntutan ini dibacakan di Pengadilan Negeri
Tanjungkarang, Rabu (29/3). Medi adalah terdakwa kasus mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor.

Ekspresi Medi pun terlihat biasa saja setelah mendengar tuntutan pidana mati. Pengacara Medi berencana mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help