Kasus Mutilasi Anggota DPRD

Rencana Beri "Pelajaran" Berubah Menjadi "Kecelakaan". Gara-gara Korban Melakukan Ini!

Brigadir mendapat laporan mengejutkan dari Anton. Rencana beri "pelajaran" berubah menjadi "kecelakaan" gara-gara korban melawan!

Rencana Beri
TRIBUN LAMPUNG/Okta Kusuma Jatha
Sidang kasus mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung, M Pansor dengan terdakwa Brigadir Medi Andika, berlangsung di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (30/11/2016) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG-Brigadir Medi Andika, terdakwa mutilasi anggota DPRD Bandar Lampung M Pansor, membeberkan keterlibatan Umi Kalsum, istri Pansor, dalam kasus mutilasi.

Baca: Heboh! Tak Sadar Kencani Waria, Barangnya Dibawa Kabur Usai Begituan di Gang Sepi

Baca: Wanita Ini Terpaksa Ngaku Diperkosa karena Takut Ketahuan Selingkuh, Ini Kronologinya

Baca: Ehem! Akui Berselingkuh lalu Menikah, Artis Cantik Ini Hidup Bahagia Meski Pernah Dihujat

Baca: Misteri Mbah Fanani! Pertapa Dieng Tiba-tiba Lenyap, Ada Melihat si Mbah Dijemput Pakai 4 Mobil!

Medi menyebutkan Umi menggelontorkan uang Rp 10 juta untuk memberi "pelajaran" kepada Pansor dan wanita selingkuhannya bernama Yulinar Saring.

Umi merasa malu karena perilaku Pansor yang sering menghamburkan uang kepada Yulinar, yang rumahnya tak jauh dari kediaman Pansor dan Umi.

"Kelakuan Pansor ini sudah diketahui warga kampung," kata Medi saat membacakan duplik di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (12/4).

Medi sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum, dalam kasus mutilasi terhadap Pansor.

Semua pernyataan Medi mendapat bantahan dari Umi Kalsum. "Itu semua tidak benar. Itu fitnah," kata Umi seusai persidangan.

Halaman
1234
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved