Merasa Selalu Dikafirkan, Orang Ini Kirim Karangan Bunga ke Mabes Polri

Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya dipenuhi puluhan bunga. Melalui bunga-bunga itu, pengirimnya menyampaikan pesan khusus.

Merasa Selalu Dikafirkan, Orang Ini Kirim Karangan Bunga ke Mabes Polri
WARTAKOTA
Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya dipenuhi puluhan bunga yang meminta polisi menjaga keutuhan NKRI, Rabu (3/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya dipenuhi puluhan bunga.

Melalui bunga-bunga itu, pengirimnya menyampaikan pesan agar kepolisian dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bunga warna-warni menghiasi gedung utama di Polda Metro Jaya. Terdapat berkisar 22 bunga dengan pesan utama menjaga NKRI.

Satu di antara bunga itu bertuliskan, "Hapuskan Intimidasi Agama di Negeri Ini" dari grup pendukung NKRI.

Beberapa bunga tak tertulis nama lengkap pengirim. Misal, bunga yang berpesan "Tindak Penista Kafir. Mulut Besar Tidak Punya Prestasi" dari kami yang selalu dikafirkan.

Sebelumnya bunga-bunga juga memenuhi kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Baca: DPR Bakal Perketat Anggaran KPK. Ini Alasannya

Baca: Di Jakarta, Rumah dengan Harga di Bawah Rp 2 Miliar Bakal Gratis PBB

Baca: Setelah Balai Kota, Giliran Mabes Polri Diserbu Karangan Bunga. Begini Tulisannya

Baca: BIKIN NGILER! Masih Magang Aja, Gaji di Facebook Nilainya Fantastis, Segini Nominalnya

Karangan bunga dikirimkan warga ke Balai Kota sejak Senin (24/4/2017), menyusul kekalahan Ahok-Djarot dari Anies Baswedan-Sandiaga Uno berdasarkan hasil hitung cepat.

Menurut Kepala Biro Umum DKI Jakarta Agustino Dharmawan, karangan bunga untuk Ahok-Djarot hingga Selasa (2/5/2017) jumlahnya mencapai 5.016.

Bunga-bunga itu, tak tertampung hingga akhirnya terpajang di sekitar kawasan Monas.

Pada aksi peringatan Hari Buruh Sedunia, Senin (1/5/2017), massa peserta aksi membakar karangan bunga Ahok-Djarot. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved