DORR! Pencuri Ini Tembak Warga dan Dibalas Tembakan Polisi. Pelaku pun Tersungkur ke Tanah

Kejadian tersebut bermula saat pria tersebut mencoba mencuri motor milik salah satu warga yang tinggal di Jalan Mawar Delapan, Koja, Jakarta Utara.

DORR! Pencuri Ini Tembak Warga dan Dibalas Tembakan Polisi. Pelaku pun Tersungkur ke Tanah
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baku tembak sempat terjadi antara seorang pria yang diduga pencuri dengan petugas kepolisian Jakarta Utara, Rabu (10/5/2017).

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono menjelaskan, kejadian yang berlangsung sekitar pukul 21.20 WIB itu menewaskan pelaku yang saat ini masih dicari tahu identitasnya.

Seorang warga juga terluka dalam peristiwa yang berawal dari upaya pencurian sepeda motor itu.

Kejadian tersebut bermula saat pria tersebut mencoba mencuri motor milik salah satu warga yang tinggal di Jalan Mawar Delapan, Koja, Jakarta Utara.

Pria itu mencoba melancarkan aksinya. Namun, aksi itu diketahui warga. Pelaku yang panik berusaha bersembunyi di halaman rumah warga.

Pelaku sempat mengacungkan senjata dan menembak ke arah warga. Seorang warga yang berada di lokasi terkena luka tembak di paha kiri dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Belanda Cari Dukungan Uni Eropa Untuk Bantu Bebaskan Ahok

Baca: Jika Ketahuan Ada Harta Tak Diungkap saat Tax Amnesty, Maka Begini Status Harta Tersebut

Baca: Juru Parkir Ini Mencuci Mobil yang Diparkir, Saat Ditanya Jawabannya Bikin Kaget

Polisi yang datang langsung mengevakuasi warga untuk menjauh dari lokasi tersebut. Baku tembak tak terhindarkan.

"Pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api. Bahkan melukai warga dan anggota kami," ujar Dwiyono di Koja, Rabu malam.

Polisi baru bisa melumpuhkan pelaku sekitar setengah jam kemudian. Pelaku tersebut tewas terkena peluru di bagian dada. Jasad pria tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

"Masih dalam proses pengecekan (berapa banyak tembakan). Karena sempat terjadi tembak-menembak. Sekarang ini masih dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan," ujar Dwiyono. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved