Beginilah Proses BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp 43 Miliar di Karimun

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sekitar 21,5 kilogram senilai Rp 43 miliar.

Beginilah Proses BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp 43 Miliar di Karimun
TRIBUN BATAM/ISTIMEWA
Tiga terduga kepemilikan sabu seberat 21,5 kilogram sabu di Karimun oleh BNNP Kepri, Sabtu (13/5/2017) dini hari. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu sekitar 21.500 gram atau 21,5 kilogram atau senilai Rp 43 miliar (@1 kg = Rp 2 miliar) di Karimun, Sabtu (13/5/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Turut diamankan tiga orang, satu di antaranya warga Karimun berinisial Js (27). Sementara dua pelaku lainnya Ah (32) dan Sa (53). Keduanya warga Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ketiganya diamankan di lorong salah satu hotel dekat pasar malam, Tanjungbalai Karimun. Sabu 21,5 Kg itu diduga berasal dari Malaysia. Sabu tersebut dibungkus ke dalam kantong susu bubuk isi ulang sebanyak 20 bungkus.

Berdasarkan informasi, penangkapan pelaku beserta barang bukti sabu senilai Rp 43 miliar itu merupakan pengembangan dari penangkapan kasus serupa di Batam. Ketiga pelaku bersedia melakukan transaksi dengan anggota BNNP Kepri yang menyamar asal dilakukan di luar Batam.

Baca: Jembatan Buatan Pengembang Ini Terancam Dibongkar. Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: BREAKINGNEWS. BNNP Kepri Amankan 21,5 Kg Sabu di Karimun

Baca: Diduga Siksa 20 Pembantu, Delapan Putri Penguasa Uni Emirat Arab Diadili di Belgia

"Yang nangkap Unit II BNNP Kepri, pelaku dipancing keluar dari Malaysia. Mereka mau transaksi tapi di luar Batam, akhirnya dipilihlah Karimun, jadi Karimun hanya numpang penangkapan saja," kata narasumber di Karimun, Sabtu.

AKP Tafsiruddin, seorang petinggi di BNNP Kepri yang dikabarkan ikut dalam proses penangkapan. Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) Tanjungbalai Karimun itu dihubungi Tribun Batam Sabtu pagi tapi tidak mengangkat teleponnya meski terdengar nada sambung.

Begitu ditangkap, paginya ketiga pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke kantor BNNP Kepri. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak, Minggu 14 Mei 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help