TribunBatam/

ALAMAK. Dua Perempuan Ini Saling Jambak, Rebutan Tempat Duduk di KRL

Aksi saling jambak itu berlangsung cukup lama dan perempuan KRL yang menyaksikan peristiwa tersebut berusaha melerai mereka.

BATAM.TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan dua perempuan saling jambak untuk memperebutkan tempat duduk di KRL viral di media sosial.

Seperti dilansir Kompas.com, insiden di kereta khsus wanita itu terjadi petang hari, di kereta arah Bekasi dari Jakarta Kota yang penuh sesak.

Petugas keamanan yang biasa disiagakan saat itu tengah berada di gerbong lain.

Keduanya saling menjambak rambut dan berhasil dilerai setelah sejumlah penumpang memegangi tangan mereka masing-masing.

"Malu sama umur, sudah tua masih berantem kayak bocah," kata seorang penumpang kepada dua wanita itu.

Aksi saling jambak itu berlangsung cukup lama dan perempuan KRL yang menyaksikan peristiwa tersebut berusaha melerai mereka.

Baca: Tim Kuasa Hukum Akan Kunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob

Baca: Dianggap Tak Berwenang Tetapkan Miryam Tersangka, Hari Ini KPK Beri Jawaban dalam Sidang

Baca: Sambut Pengunjuk Rasa, Aparat Siagakan Barracuda dan Water Canon

Kedua perempuan yang tidak diketahui identitasnya itu akhirnya mengakhiri perjalanannya di Stasiun Buaran.

PT Kereta Commuter Jabodetabek membenarkan peristiwa tersebut.

Perkelahian itu merupakan buntut dari perebutan tempat duduk di dalam kereta khusus wanita.

"Kejadian sekitar awal April (2017) di relasi Bekasi, kedua penumpang tersebut langsung turun," kata Vice President Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa kepada Kompas.com, Senin (15/5/2017).

Atas kejadian ini, Eva mengimbau agar penumpang saling menjaga ketertiban. Petugas keamanan tak segan menurunkan penumpang yang menimbulkan keributan di stasiun terdekat.

"Kalau sampai menimbulkan keributan besar atau korban luka atau ada laporan dari salah satu penumpang yang merasa menjadi korban akan dibawa ke pos pengamanan," ujar Eva. (*)

Tags
KRL
kursi
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help