Sebaiknya Anda Tahu

Kenapa Pemerintah "Tega" Menaikkan Harga Listrik? Ini Perbandingan Tarif Listrik Dunia!

Pemerintah terus memangkas subsidi listrik ke pelanggan. Sehingga tarif bulanan listrik terus membengkak. Kenapa?

Kenapa Pemerintah
Tribunnewsbatam.com/Istimewa
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Tepat 1 Mei 2017, pemerintah kembali memotong subsidi listrik untuk golongan 900 VA.

Penghapusan subsidi tersebut dimulai sejak 1 Januari dengan menjadi Rp791/kWh, kemudian, Rp1.034/kWh pada 1 Maret dan 1 Mei tarifnya berubah lagi menjadi Rp1.352/kWh.

Baca: Apa Arti Pembagian Kelas dan Subkelas di Kereta Api? Begini Penjelasannya!

Baca: Terungkap! Inilah Kota-kota di Dunia Dengan Tarif Parkir Termahal. Jangan Kaget Ini Tarifnya!

Kelak, pada 1 Juli, dikabarkan subsidi tersebut akan benar-benar dihilangkan menjadi tarif normal seperti yang dikenakan pada pelanggan lain, yaitu Rp1467 per kWh.

Tentunya, pemotongan subsdi tersebut hanya diterapkan pada konsumen golongan 900 VA yang mampu.

Sebab, bagi mereka yang tidak mampu, tarif listriknya akan disubsidi sehingga hanya membayar Rp585 per kWh.

Tentu saja banyak yang mengeluhkan naiknya tarif listrik yang disebabkan oleh pemotongan subsidi listrik tersebut.

Namun, benarkah tarif listrik di Indonesia sudah terlalu mahal? Mari kita bandingkan dengan tarif listrik di negara-negara lain, seperti dikutip dari worldatlas.com:

listrik

Sementara untuk tarid listrik rumah tangga 900 VA golongan tidak mampu, yaitu Rp585 per kWh setara dengan 4 sen dollar AS per kWh.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved