Sebaiknya Anda Tahu

Pertanyaan Sepanjang Zaman: Benarkan Orang Kidal Jago Dalam Matematika? Ini Jawabannya Khusus Anda!

Pertanyaan Sepanjang Zaman: Benarkan Orang Kidal Jago Dalam Matematika? Ini Jawabannya Khusus Anda!

Pertanyaan Sepanjang Zaman: Benarkan Orang Kidal Jago Dalam Matematika? Ini Jawabannya Khusus Anda!
shutterstock
Ilustrasi 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM-Sebagian masyarakat percaya bahwa orang yang menggunakan tangan kiri atau kidal memiliki kemampuan istimewa. Jika ditelisik, banyak orang-orang ternama dalam sejarah yang bertangan kidal. Leonardo da Vinci, misalnya. Begitu juga dengan penulis Mark Twain, komposer Mozart, ilmuwan Marie Curie, fisikawan Nikola Tesla, dan filsuf Aristoteles.

Baca: Terungkap! Inilah 5 Buku Harian Paling Menghebohkan Dunia, Satu Buku Bercerita Hal Mengejutkan!

Baca: Heboh! Gara-gara Kebobolan, 3 Artis Ini Sudah Punya 4 Anak di Usia Masih Muda

Itu semua nama-nama lampau, tetapi bagaimana dengan sekarang? Ternyata, mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama, pendiri dan pemimpin perusahaan Microsoft Bill Gates, dan pemain bola Lionel Messi juga bertangan kidal. Lantas, apakah benar kidal lebih cenderung menjadi jenius?

Preferensi penggunaan tangan menjadi manifestasi dari fungsi otak dan berhubungan dengan kognisi seseorang. Hal itu temuat dalam Journal of Clinical and Experimental Neuropsychology volume 35, tahun 2013. Orang kidal rata-rata menunjukkan otak kanan yang lebih berkembang, khususnya dalam memproses penalaran spasial, dan kemampuan memutar representasi mental dari objek.

Tidak hanya itu, korpus kolosum, buntalan sel saraf yang menghubungkan dua belah otak, cenderung lebih besar pada orang kidal. Kondisi ini menunjukkan bahwa beberapa orang kidal memiliki peningkatan konektivitas antara kedua belahan otak dan menjadi lebih unggul dalam memproses infomasi.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Tampaknya masih belum ditemukan penjelasan yang memadai. Namun, satu teori berargumen bahwa hidup di dunia yang dibentuk untuk manusia bertangan kanan memaksa orang kidal menggunakan kedua tangannya. Oleh karena itu, konektivitas kedua belahan otak menjadi lebih kuat.

Kekhasan ini juga bisa menjadi alasan mengapa orang kidal tampaknya memiliki keunggulan dalam beberapa profesi dan kesenian. Misalnya, mereka terlalu banyak direpresentasikan dalam pekerjaan seperti musisi, seniman kreatif, arsitek dan pemain catur. Dalam jenis pekerjaan tersebut, pengolahan informasi yang efisien dan keterampilan spasial yang superior sangat diperlukan.

Lalu, bagaimana hubungan antara orang kidal dengan kemampuan matematika? Pertanyaan ini telah menarik perhatian para peneliti sejak lama. Lebih dari 30 tahun lalu, sebuah penelitian menklaim bahwa orang kidal dapat menjadi gambaran kemampuan matematis. Studi itu menemukan bahwa tingkat orang kidal di antara siswa berbakat pada matematika jauh lebih banyak dibadingkan populasi secara umum.

Namun, ide bahwa kekidalan seseorang bisa menjadi gambaran kemampuan intelektual yang superior telah ditantang baru-baru ini. Beberapa peneliti telah menklaim bahwa kekidalan seseorang tidak berhubungan dengan keuntungan dalam kemampuan kognitif.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help