TribunBatam/

Heboh Kasus Sabu Lenyap di Polres Bintan, Petinggi Polda Kepri Blak-blakan!

Heboh Kasus Sabu Lenyap di Polres Bintan, Petinggi Polda Kepri Blak-blakan!

Heboh Kasus Sabu Lenyap di Polres Bintan, Petinggi Polda Kepri Blak-blakan!
tribunbatam/aminnudin
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmi Santika saat memberikan keterangan sebelum pemusnaham barang bukti nakotika hasil pengungkapan pada 16 Maret 2017di Comfot Hotel Tanjungpinang 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BINTAN-Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmi Santika menjawab desas desus seputar berat barang bukti narkotika hasil pengungkapan Polres Bintan pada Kamis, 16 Maret 2017 lalu di Hotel Comfort Tanjungpinang.

Baca: BREAKINGNEWS: Polres Bintan Musnahkan 15,93 Kilogram Sabu! Petinggi Polda Turun Saksikan!

Baca: Cewek Kamu Pendiam Ya? Mengejutkan Inilah 10 Ciri Seorang Hiperseks!

Baca: Mengejutkan! Inilah 10 Kepribadian Wanita Menurut Bentuk Bibirnya. Mana Pilihan Anda?

Baca: Terungkap! Inilah 5 Fakta Mengejutkan Lagu Despacito, Nomor 2 Bikin Merem-Melek!

Helmi merasa perlu memberikan penegasan keterangan karena sempat berkembang anggapan kalau Polres Bintan tidak transparan dalam mengungkap jumlah sebenarnya barang bukti kejahatan yang disita dari tiga pelaku narkoba di Cimfort Hotel Maret lalu. Nilainya berbeda beda. Perbedaan menimbulkan sanksi atau kecurigaaan kalau polisi tidak terbuka kepada publik hasil penyitaan barang bukti.

"Pada kesempatan ini saya ingin meluruskan, tolong wartawan dicatat, saya minta sekali dicatat,"kata Helmi diikuti gerak tangan kuat.

"Perlu dipertegas, jumlah barang bukti pada saat dilakukan pelimpahan kasus itu namanya adalah bruto atau berat kotor. Kemudian ketika dilakukan penimbangan hasilnya adalah berat bersih atau netto. Pada saat dilakukan penangkapan (16 Maret 2017), jumlah BB 21 bungkus atau 21 paket variatif. Jangan kemudian kita berpersepsi kalau 21 bungkus itu berarti 20 kilo, itu tidak boleh,"kata Helmi.

Sebab kata Helmi, saat dilakukan penimbangan secara detail, tiap bungkus dari 21 paket barang bukti ternyata beratnya berbeda beda.

Ada bungkus sabu yang beratnya 900 gram, ada yang 500 gram, ada yang 1 kilogram. Saat ditotalkan keseluruhan jumlah berat narkotika 16 Kg.

"Sebenarnya tidak genap 16 kilo juga, tapi ada 15, 995, 33 gram itulah berat netto, tolong ini wartawan dicatat supaya tidak ada lagi polemik berapa sebenarnya berat barang bukti pengungkapan seperti yang berkembang sebelumnya,"kata Helmi. (*)

Berita terkait baca Harian Tribun Batam edisi Selasa (18/7/2017)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help