TribunBatam/

BATAM TERKINI

Sopir Taksi Selalu Ribut, Pemerintah dan Aparat Ancam Bertindak Tegas

Yusfa mengatakan, hingga saat ini untuk kendaraan roda empat belum ada yang mengurus izin sewa khusus ke Provinsi Kepri.

Sopir Taksi Selalu Ribut, Pemerintah dan Aparat Ancam Bertindak Tegas
TRIBUN BATAM/ANDRIANI
Sejumlah sopir taksi dan ojek mengepung mobil Avanza di dekat Mega Mall, Sabtu (10/6/2017) karena dikira taksi online. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri menyayangkan kejadian yang mengganggu insiden yang menganggu kenyamanan wisatawan di kawasan Nagoya Hill, Minggu (17/7/2017) lalu.

"Kejadian di Nagoya Hill sesuatu yang disayangkan. Ini bisa mencoreng wajah Batam sebagai kota dan destinasi," ujar Mantan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam itu.

Meski demikian, ditegaskan Yusfa, tamu-tamu baik wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Batam tak perlu takut dan khawatir. Persoalan yang terjadi hari itu, hanya terkait internal antara transportasi online dan konvensional.

"Tak ada kaitan langsung dengan wisatawan. Batam, aman," kata Yusfa.

Dia mengaku, memahami situasi psikologis yang dialami wisatawan. Namun lagi-lagi Yusfa menekankan, hal itu tak sedramatis yang mereka takutkan.

Lebih lanjut, terkait transportasi online dan konvensional di Batam, dari Dishub maupun Polresta Barelang sudah berupaya memfasilitasi dan menyelesaikan konflik antar kedua belah pihak.

Baca: Bayar Rp 200 Ribu Sudah Bisa Bawa Pulang Furniture. Begini Caranya!

Baca: Anda Penikmat Teh? Ada 15 Pilihan Teh di SeLeesa Café & Resto

Baca: Singapura Protes! Pilot Laporkan Serangan Laser dari Daratan Batam

"Kita tidak melarang ada transportasi online, tapi penuhilah sesuai ketentuan yang ada," ujar dia.

Setahu Yusfa, hingga saat ini untuk kendaraan roda empat belum ada yang mengurus izin sewa khusus ke Provinsi Kepri.

Dalam waktu dekat, Dishub dan Polresta Barelang akan mengambil langkah tegas, baik untuk transportasi online maupun konvensional yang tak mematuhi ketentuan perundangan-undangan.

"Untuk roda empat tegas ikuti aturan. Transportasi online tak penuhi persyaratan akan ditertibkan. Taksi konvensional yang tak penuhi ketentuan, juga kita tindak juga. Sepeti KIR mati dan lain sebagainya," kata Yusfa. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help