TribunBatam/

BATAM TERKINI

Selama Orangtua Memaksa Anaknya Harus Masuk Negeri, PPDB Akan Terus Bermasalah

Kepala Bidang Pendidikan Dasar,mengatakan sampai kapan pun PPDB di Batam akan terus bermasalah selama orangtua memaksa anaknya harus masuk negeri.

Selama Orangtua Memaksa Anaknya Harus Masuk Negeri, PPDB Akan Terus Bermasalah
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Anaknya tak diterima di SMPN 21 Batam, orangtua calon siswa tetap menunggu dan bertahan sampai ada kepastian dari pihak sekolah. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, akan duduk bersama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, untuk membahas sekolah yang masih kekurangan ruang belajar.

Pertemuan antara komisi IV dan Disdik dianggap sangat penting, mengingat PPDB setiap tahun di Kota Batam, selalu menjadi persoalan, terlebih dengan fasilitas yang ada di setiap sekolah negeri yang ada di Kota Batam.

"Kita akan rapat dulu dengan Disdik, kita dudukkan apa persoalannya yang membuat PPDB setiap tahun menjadi persoalan," kata Djoko Mulyono, ketua Komisi IV DPRD Kota Batam.

Djoko, menjelaskan nanti pihaknya akan rapat terlebih dahulu dengan anggota komisi empat untuk menentukan kapan waktu untuk duduk bersama dengan Dinas Pendidikan. "Nanti kita rapat di internal dulu, baru kita tentukan tanggal dan harinya,"katanya.

Baca: Ketahuan Saat Curi Motor, Maling Ini Tak Sengaja Jatuhkan Pistol Rakitan

Baca: Travel Agen Tagih Utang Biaya Perjalanan Dinas Rp 1 Miliar, Ini Kata Anggota Dewan

Baca: Soal Wakil PAN tak Diundang Bertemu Presiden, Ini Jawaban Jokowi

Mengenai persoalan PPDB yang terkesan sudah seperti fenomena setiap tahun di Kota Batam, Djoko belum bisa memberikan komentar.

"Kita ini hanya sebatas pengesahan saja, kalau masalah teknis, itu urusan Disdik,"kata Djoko.

Sementara di tempat terpisah Hernowo, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas pendidikan Kota Batam, mengatakan, sampai kapan pun PPDB di Batam, akan terus bermasalah selama orangtua masih memaksakan anaknya harus masuk sekolah negeri.

"Untuk PPDB sistem online kita dibuat untuk menyeleksi anak-anak yang bisa masuk dengan berbagai persyaratan yang telah ditentukan, namun orangtua terus memaksakan anaknya masuk negeri,"kata Hernowo. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help