Bupati Anambas Beri Sinyal Perombakan OPD, Kini Masih Evaluasi Kinerja Pejabatnya!

Bupati Anambas Beri Sinyal Perombakan OPD, Kini Masih Evaluasi Kinerja Pejabatnya!

Bupati Anambas Beri Sinyal Perombakan OPD, Kini Masih Evaluasi Kinerja Pejabatnya!
tribunbatam/septyan mulia rohman
Bupati Anambas Abdul Haris 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris memberinya sinyalemen untuk melakukan perombakan pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca: Mengharukan! Pengantar Jamaah Calon Haji Bintan Lepas Hingga Bayangan Kapal Hilang!

Baca: Tabrakan di Palmatak, Korban Bernama Sahlan Meninggal di Rumah Sakit

Baca: Kapolsek Ngeluh Operasi Bocor, Razia Hanya Temukan Remaja Nongkrong!

Baca: Tiba di Batam, Keluarga Lepas Jamaah Calon Haji Kloter I Dengan Rasa Haru

Langkah tersebut, diakuinya bukan tidak mungkin dilakukan, khususnya pada sejumlah OPD yang diberikan kepercayaan untuk merealisasikan visi misinya, namun dinilai lamban dalam melaksanakan tugasnya. Saat ini, pihaknya mengakui masih melakukan evaluasi pada sejumlah OPD, khususnya dalam capaian kinerja mereka.

"Kami butuh kinerja maksimal untuk mendukung visi misi kami tersebut. Bagi yang merasa kinerjanya tidak bagus, tentu saja mereka galau," ujarnya Minggu (30/7/2017). Haris pun tidak mengelak, dari evaluasi sementara yang dilakukannya, terdapat sejumlah OPD yang dinilanya menonjol dalam melaksanakan capaian tugas dari OPD yang dipimpinnya.

Masukan serta kritik bagi Pemerintah Daerah pun, diakui Haris terbuka untuk kemajuan daerah. Ia pun memberi catatan penting pada kinrja sejumlah OPD yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

"Memang dinamis, di satu sisi ada yang kinerjanya menonjol, tentu kami apresiasi. Dalam hal ini, penekanan saya bersama Pak Wakil pada bidang pelayanan dasar masyarakat. OPD terkait kami minta untuk mendorong tercapainya visi misi itu," bebernya.

Lambannya kinerja OPD di Pemerintah Daerah sebelumnya sempat menjadi sorotan DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. Salahsatu yang menjadi sorotan legislatif, yakni serapan paket yang diketahui belum dilelang secara keseluruhan. Mereka pun, bahkan telah memanggil sejumlah OPD untuk mengetahui sejauh mana progress capaian kinerja dari OPD tersebut.

"DPRD khawatir, hal ini berdampak pada serapan anggaran dan terkendalanya pembangunan pada sejumlah wilayah di Anambas," ujar Yusli anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved