TANJUNGPINANG TERKINI

MANTAP! Raih 13 Emas, Kontingen Kepri Juara Umum‎ Kejurnas Hapkido di Yogyakarta

Kontingen Kepri ini langsung disambut Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R Eko Suyatno

MANTAP! Raih 13 Emas, Kontingen Kepri Juara Umum‎ Kejurnas Hapkido di Yogyakarta
ISTIMEWA
Penyerahan medali untuk atlet Hapkido Kepri yang meraih emas di Kejurnas Hapkido yang berlangsung di Yogyakarta 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kontingen beladiri HAPKIDO Cabang Tanjungpinang Kepri tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional HAPKIDO di Yogyakarta.

Di Kejurnas Hapkido yang berlangsung 26-27 Agustus 2017 itu kontingen Kepri meraih 13 emas, 9 perak dan 13 perunggu.

Kontingen Kepri ini langsung disambut Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R Eko Suyatno selaku Dewan Penasehat olah raga beladiri HAPKIDO Cabang Tanjungpinang, Rabu (30/8/2017).

Baca: Indonesia Tambah 39 Medali Sepanjang Selasa. Ini Daftar Medali SEA Games 2017 hingga Rabu Pagi

Baca: Ini Alasan Utama Ezra Walian Menerima Tawaran Klub Almere City Liga Jupiler Belanda

Menurut Danyonmarhanlan IV Letkol Marinir Didik, Kontingen HAPKIDO Kepri turut diperkuat dua prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV yaitu Serda Marinir Hutasoit dan Prada Marinir Rafa keduanya menyabet medali emas dan perunggu.

“Hapkido adalah seni bela diri yang populer di kalangan Militer dan sipil seperti yang dikembangkan di kalangan Yonmarhanlan IV dengan ciri memakai teknik-teknik kuncian (joint locks), bergulat (grappling) dan teknik seni bela diri tendangan (kicks), pukulan (punches),lemparan (throwing), serangan sabetan dan tusukan (striking),” ujar Didik melalui Rilis yang diterima Tribun Batam, Rabu (30/8/2017).

Didik mengatakan, ‎beladiri ini sangat dinamis dan elektik, namun sangat mematikan.

Beladiri ini salahsatu bentuk pertahanan diri dan lahir dari negeri ginseng Korea, beladiri ini telah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah Negara di Asia termasuk di Indonesia.

Beladiri HAPKIDO dideklarasikan pada 14 Mei 2014 di Jogyakarta walau usianya tergolong baru di Indonesia namun perkembanganya sangat pesat.

"Di lingkungan Korps Marinir Yonmarhanlan IV Lantamal IV Tanjungpinang telah menetapkan beladiri ini wajib dikuasai prajurit Marinir.

Beladiri ini mempunyai kelebihan dan kekhasan sangat mematikan. Beladiri ini sangat cocok untuk kalangan Militer. Seperti halnya dikalangan beberapa militer di Negara di Eropa, Asia bahkan Afrika merupakan beladiri wajib bagi kalangan militer mereka," katanya.(*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help