Agen Properti Wajib Urus SIU-P4. Jika Melanggar Ini Sanksinya

Selama ini masih banyak agensi properti yang menggunakan SIUP umum untuk pembentukan usahanya.

Agen Properti Wajib Urus SIU-P4. Jika Melanggar Ini Sanksinya
Kompas.com
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM‎ - Kementerian Perdagangan telah mengeluarkan aturan mengenai kepemilikan SIU-P4 bagi perusahaan agent properti.

Para perusahaan agent properti pun diwajibkan untuk memiliki surat izin tersebut sampai akhir tahun ini.

"Saat ini masih masa transisi. Kita himbau bagi anggota AREBI maupun yang bukan untuk mengurus. Jangan sampai nanti keluar dulu aturan pengawasan dan mengenai sanksinya," ujar Ketua Arebi Kepri, Ruslan Weng dalam Musda Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) DPD Kepri dan Seminar sosialisasi di Sahid Hotel Batam Centre, Rabu (6/9/2017).

Ruslan menyebutkan, selama ini masih banyak agensi properti yang menggunakan SIUP umum untuk pembentukan usahanya. Di AREBI sendiri, baru ada 15 perusahaan agent properti yang mengantongi SIU-P4.

"Saat ini total anggota kita ada 25 perusahaan, tapi baru ada 15 yang punya itu. SIU-P4 ini wajib bagi perusahaan agent properti, karena inikan profesi khusus. Bukan pakai SIUP umum," tutur pria yang juga pemilik RW Properti itu.

(Baca: Beli Apartemen Panbil Residence, Bayar Cash Dapat Diskon 35 Persen)

(Baca: Model Perhiasan Selalu Up to Date, Toko Emas ACC Buka Cabang di Mega Legenda)

(Baca: Baru Groundbreaking, Puri Khayangan Sudah Terjual 404 Unit)

Terbentuk sejak tahun 2013 lalu, selain sosialisasi asosiasi yang menaungi perusahaan-perusahaan agent properti itupun menggelar seminar. Seminar kreatif marketing in digital era tersebut diikuti ratusan marketing properti.

"Sebenarnya agenda utama kita Musda AREBI untuk pemilihan ketua dan pengurus baru periode 2017-2020. Tapi kita barengi dengan sosialisasi aturan itu dan Seminar. Kami mengundang Haryo Ardito sebagai pembicara," tutur ketua panitia Musda dan Seminar, Hendri Tan menambahkan.

Motivator yang juga founder digital marketing club tersebut membawakan materi seminar mengenai persaingan marketing di era digital kini. 

"Penyebaran informasi sekarang sudah tidak bisa mengandalkan cara-cara lama. Marketing properti diminta untuk bisa melek teknologi, supaya bisa menang dalam era digital. Harus kreatif juga, misalnya menjual lewat medsos seperti apa," kata Hendri Tan.

‎Hendri Tan mengatakan dalam Musda pemilihan ketua dan pengurus baru tersebut pun, ada dua calon ketua yang mengajukan diri. 

"Ketua periode lalu ikut mencalonkan diri juga, bersama dengan satu calon lain. Musda akan kita mulai selepas seminar dan sosialisasi ini," ucap Hendri Tan. (*)

Penulis: Anne Maria
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved