Meradang Dituding Bemain Anggaran Rp 1,8 Triliun, M Taufik : Pak Djarot Makin Ngawur Jelang Lengser

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, meradang terhadap Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat yang menuduh anggota dewan bermain anggaran siluman.

Meradang Dituding Bemain Anggaran Rp 1,8 Triliun, M Taufik : Pak Djarot Makin Ngawur Jelang Lengser
WARTAKOTA
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), M Taufik. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik, meradang terhadap Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat yang menuduh anggota dewan bermain di balik anggaran siluman pembebasan lahan sebesar Rp 1,8 triliun di APBD Perubahan 2017.

"Saya liat-liat Pak Djarot makin ngawur jelang lengser. Sudah mending dia diam saja dan lengser baik-baik lah. Sudah sebentar lagi aja kok," kata Taufik ketika dihubungi Wartakotalive.com, Jumat (22/9/2017).

Menurut Taufik, tudingan Djarot soal anggaran siluman pembebasan lahan ada permainan antara Dinas Sumber Daya Air (Dinas SDA) dan anggota dewan terlalu konyol.

"Itu di pembahasan komisi nggak ada," jelas Taufik. Lalu baru masuk di pembahasan bersama tanpa diinput dulu ke e-budgeting.

"Makanya pihak yang patut dipertanyakan mengenai adanya anggaran yang tidak di input dalam e-budgeting tersebut adalah SKPD (Dinas SDA). Anggaran itu kan masuk ke dewan berdasarkan usulan eksekutif," kata Taufik.

Baca: BIKIN BERGIDIK! Fakta Hasil Otopsi 7 Jenderal Korban G30S PKI Terungkap

Baca: Gara-gara Kontainer Dibobol Maling, Jalan Rusak di Marina Batal Diperbaiki

Baca: NGAKAK! Burung Beo Ini Belanja Online Tirukan Suara Tuannya. Benda Ini yang Dibelinya!

Taufik mengaku sudah kepalang jengkel dengan kelakuan Djarot dan akan membuktikan siapa yang salah dengan mekanisme yang benar.

"Daripada ribut nggak keruan, saya sudah perintahkan untuk bikin Pansus terkait anggaran siluman Rp 1,8 triliun ini," kata Taufik.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved