Berteriak Histeris, Beginilah Kepanikan Warga Saat Gudang Petasan Meledak dan Terbakar

Terdengar ledakan keras ketika kepulan asap mulai membumbung tinggi ke udara. Kebakaran berasal dari gudang petasan dan kembang api.

Berteriak Histeris, Beginilah Kepanikan Warga Saat Gudang Petasan Meledak dan Terbakar
WARTAKOTA
Kebakaran terjadi di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Salembaran Jaya, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/2017). 

TRIBUNBATAM.id, TANGERANG - Kebakaran terjadi di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Salembaran Jaya, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/2017).

Warga sekitar panik saat insiden itu berlangsung. Sebab, terdengar ledakan keras ketika kepulan asap mulai membumbung tinggi ke udara. Kebakaran berasal dari gudang petasan dan kembang api.

"Saya juga kurang tahu awalnya gimana, pas keluar, api sudah membesar," ujar Indra, warga setempat, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (26/10/2017).

Ia mengungkapkan, terdengar ledakan saat api mulai membesar dan membakar seluruh gudang.

"Pabrik petasan yang terbakar, apinya sudah besar dan warga pada ketakutan," imbuhnya.

Baca: MEMILUKAN! Pabrik Petasan Terbakar, 20 Orang Gosong Akibat Terpanggang

Baca: BREAKINGNEWS. Dorr! 4 Pelaku Curanmor Tersungkur Diterjang Timah Panas di Sagulung

Baca: Ini Ancaman SBY Jika Pemerintah Ingkar Janji Revisi UU Ormas

Baca: Setelah Batam Berstatus KEK, Apakah Fasilitas FTZ Dihilangkan? Ini Kata Wali Kota

Indra menuturkan, seluruh warga sekitar bahkan sempat berteriak-teriak memberitahukan bahwa si jago merah semakin mengamuk melalap gudang petasan itu. Terlebih, lokasinya sangat dekat dengan SMPN 1 Kosambi, Kabupaten Tangerang.

"Semuanya pada panik, malah ada guru dan siswa yang lompat keluar pagar dibantu warga lainnya," ungkap Indra.

Terdapat beberapa korban luka bakar yang langsung dilarikan ke rumah sakit atas kejadian ini. Para korban yang terpanggang mayoritas merupakan karyawan sekitar gudang.

"Tadi korban luka bakar dibawa ke RSIA BUN sama warga dan polisi," paparnya. (*)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved