Pemkab Anambas Berlakukan Absen Finger Print Pegawai, Bupati Targetkan 1 November!

Pemkab Anambas Berlakukan Absen Finger Print, Bupati Targetkan 1 November!

Pemkab Anambas Berlakukan Absen Finger Print Pegawai, Bupati Targetkan 1 November!
tribunbatam/septyan mulia rohman
Bupati Anambas Abdul Haris 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-‎Proses absensi pegawai Pemkab Anambas bakal menggunakan sistem pindai sidik jari (finger print).

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan, target 1 November 2017 dipasang untuk merealisasikan absen yang terkoneksi secara online itu.

Baca: Berpelukan! Gara-gara Kalimat Ini, Jane Shalimar Akhirnya Maafkan Vanessa Angel !

Baca: Kesal Registrasi Kartu Prabayar Gagal, Jangan Panik Anda Cukup Lakukan Ini!

Penggunaan absensi secara online ini pun, diakuinya bakal mempermudah dalam melakukan pengawasan terhadap oknum pegawai yang kelayapan saat jam kerja. "Program ini sudah lama kami rancang.

Penggunaan absensi dengan pola ini pun, mempermudah dalam melakukan pengawasan terhadap pegawai yang keluar saat jam kerja," ujarnya Selasa (31/10/2017).

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun, diakuinya telah diminta untuk mengirimkan data pegawainya ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas untuk merealisasikan program absensi melalui finger print ini.

Secara bertahap, pihaknya pun bakal menyusun Peraturan Bupati bagi oknum pegawai yang kedapatan keluar saat jam kerja. "Bulan November dan Desember ini kami lakukan masa uji coba.

Perbup nantinya juga mengatur tentang pegawai yang memberikan contoh teladan. Sehingga, ada penghargaan untuk pegawai yang disiplin," bebernya.

Kepala bidang kedisiplinan pada BKPSDM, Tony Karnian mengatakan, meski tinggal menghitung hari, namun masih terdapat sejumlah OPD yang belum mengirimkan data pegawainya.

Upaya berkoordinasi dan menyurati OPD terkait diakuinya telah dilakukan, meski belum juga mendapat tindaklanjut.

"Ada beberapa OPD yang belum menyerahkan datanya kepada kami. Seperti Satpol PP, Bakesbangpol dan Dinas PUPR. Nantinya, data pegawai itu kami cocokan nama dengan identitas pegawai dengan mesin pemindai sidik jari itu," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help