TribunBatam/

Begini Kerusakan Akibat Gempa 5.1 SR yang Mengguncang Bengkulu Rabu Sore Kemarin

Menurut monitoring, rumah rusak ringan sebanyak 119 unit, rusak sedang 72 unit, dan rusak berat mencapai 42 unit

Begini Kerusakan Akibat Gempa 5.1 SR yang Mengguncang Bengkulu Rabu Sore Kemarin
Dok Korem 041/Garuda Emas
Dinding eks kantor Polhut di Kabupaten Lebong ambruk akibat gempa. 

TRIBUNBATAM.id, BENGKULU - Gempa berkekuatan 5,1 skala rhicter (SR) yang mengguncang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu (6/12/2017) pukul 03.30 WIB, merusak 233 rumah di Kecamatan Lebong Atas dan Pelabai, Kabupaten Lebong.

Data ini diambil dari hasil monitoring antara Babinsa dan kepolisian setempat. Kapolsek Lebong Atas, Ipda Kuat Santosa menyebutkan, 233 rumah yang rusak terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, sedang, dan berat.

Menurut monitoring, rumah rusak ringan sebanyak 119 unit, rusak sedang 72 unit, dan rusak berat mencapai 42 unit.

Baca: Perpat Pesisir Siap Sukseskan BP Batam Barelang Bridge International Marathon 2017

Baca: Sebelum Dilantik Jadi Wagub Kepri. Isdianto Ingin Bertemu Gubernur Nurdin Basirun

Baca: Sekdaprov Kepri: Ketentuan APBD, Pendidikan 20%, Kesehatan 10% dan Infrastruktur 25%

"Di dua kecamatan itu hanya dua desa yang tidak ada rumah penduduk mengalami kerusakan," kata Santosa.

Selain ratusan rumah yang rusak, terdapat satu anak berusia 9 tahun yang mengalami luka ringan karena tertimpa runtuhan. Kini anak tersebut tengah ditangani tim medis.

Sementara itu, hasil pemantauan TNI, selain rumah, masjid agung di Kabupaten Lebong dan kantor Koramil juga rusak.

Kepala Penerangan Korem 041/Garuda Emas Bengkulu Mayor Inf David Suardi dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, beberapa rumah warga, masjid, dan kantor Koramil mengalami kerusakan ringan.

"Gempa mengakibatkan rusaknya Koramil 07/Lebong Atas. Tembok kanan dan kiri kantor Koramil bagian atas retak, sedikit berlubang. Rumah warga dan Masjid Agung Sultan Abdullah rusak pada dinding keramik," katanya.(*)

Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help