Minta Ubah Nama Penerima Beasiswa Ganda, Mahasiswa Kembali Datangi Disdik Kepri

Kami mau dengar penjelasan yang konkret. Kami minta PPTK hadir di sini, menjelaskan. Tuntaskan masalah ini

Minta Ubah Nama Penerima Beasiswa Ganda, Mahasiswa Kembali Datangi Disdik Kepri
Tribunbatam.id
Kapala seksi sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas(SMA) Irwan Panggabean (berbaju hitam) tengah menjelaskan kepada pemuda dan mahasiswa tentang beasiswa, Jumat (15/12/2017). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Permasalahan beasiswa dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri masih juga mengganjal di benak mahasiswa Tanjungpinang.

Setelah unjuk rasa puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi beberapa hari lalu, kini sejumlah mahasiswa lain yang bergabung dalam Aliansi Pemuda Pelajar (Apatar) mendatangi kantor Disdik Kepri di Pulau Dompak Tanjungpinang, Jumat (15/12) siang.

Kendatipun berbeda dengan kelompok terdahulu, gabungan pemuda dan pelajar ini mengusung satu tuntutan yang sama.

Baca: Tuntut Transparansi Soal Beasiswa, Mahasiswa Tanjungpinang Gelar Aksi di Kantor Disdik Kepri

Baca: Dititipkan Ke Tukang Urut, Bayi Lelaki Ini Tidak Pernah Diambil Lagi Oleh Orangtuanya

Baca: MEMPRIHATINKAN. Murid SD ini Dibully Dengan Cara Ditindih, Ditentang, dan Diinjak

Mereka menuntut kepala Disdik Kepri Arifin Nasir menuntaskan masalah pembagian beasiswa untuk mahasiswa di wilayah Kepri.

Mereka secara khusus mendesak pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) beasiswa untuk menjelaskan permasalahan tersebut.

Namun, baik kepala Disdik Kepri maupun PPTK beasiswa tidak hadir saat itu.

"Kami mau dengar penjelasan yang konkret. Kami minta PPTK hadir di sini, menjelaskan. Tuntaskan masalah ini," pekik Erik, seorang orator.

Kapala seksi sarana dan prasarana Sekolah Menengah Atas(SMA) Irwan Panggabean bersama Sekertariat Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Damsiri menemui langsung para pemuda dan mahasiswa tersebut.

Baca: Kapolres ini Kesal, Si Nenek Tak Jera Jual Pil Dextro. Sekarang Jumlahnya 4000

Mereka menggelar diskusi di depan kantor Disdik Kepri disaksikan aparat keamanan.

"Kami berjanji akan merevisi nama-nama mahasiswa yang diduga ganda atau seharusnya tidak pantas mendapatkan biaya siswa," ungkap Irwan. (tom)

Baca selengkapnya di Tribun Batam edisi Sabtu, 16 Desember 2017

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved