Korban Balkon BEI Ambrol, Supir Truk Ini Tak Tega Lihat Anaknya Merintih Karena Patah Tulang

Desvahera salah satu korban yang mengalami luka cukup parah, saat insiden jatuhnya balkon gedung Bursa Efek Indonesia, pada Senin siang

Korban Balkon BEI Ambrol, Supir Truk Ini Tak Tega Lihat Anaknya Merintih Karena Patah Tulang
Tribunnews com/Rina Ayu
Hermansyah (40) duduk di samping tempat perawatan Desvahera (20) sang buah hatinya, di ruang perawatan Tampera, lantai 4, RASL Mintohardjo, Jakarta Pusat, Senin malam (15/1/2017). 

Laporan Rina Ayu

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA - Hermansyah (40) terlihat duduk di samping tempat perawatan Desvahera (20), putrinya.

Desvahera menjadi salah satu korban yang mengalami luka cukup parah, saat insiden jatuhnya balkon gedung Bursa Efek Indonesia, pada Senin siang (15/1/2018).

Desvahera mengalami patah tulang di tangan, luka di kepala, dan patah di tulang pinggang belakang yang cukup serius.

Hermansyah mengaku tak tega melihat keadaan Desvahera yang merintih sakit.

"Sakit katanya, pinggangnya nggak bisa gerak, ada luka sedikit di kepala. Dia jatuh dari lantai dua ketimpa sama temannya, langsung dilarikan ke rumah sakit," kata Hermansyah di RSAL Mintohardjo, Senin malam.

Lanjut Hermansyah, anaknya bersama teman-teman kuliah Universitas Budidharma Palembang melakukan study tour ke Jakarta dan menuju Bali.

Sedangkan kehadirannya di Jakarta karena sedang bekerja sebagai supir truk pengantar barang.

Saat kejadian, ia diberitahu melalui telepon dan langsung bergegas menuju rumah sakit

"Saya bekerja menjadi supir truk bawa barang dari Palembang, kebetulan lagi di Jakarta. Saya mendapat telfon dari ibunya, langsung ke rumah sakit, untung saja malam ini saya belum pulang ke Palembang," tutur pria berkaos coklat ini.

Korban reruntuhan Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/1/2017).
Korban reruntuhan Gedung BEI, Jakarta, Senin (15/1/2017). (twitter/kompas tv)
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved