TribunBatam/

Tiga Hari Tidak Pulang, NA Mengaku Dicabuli Temannya! Korban Ngeluh Kemaluannya Sakit!

Raut mukanya tidak ceria lagi bahkan ia mengeluhkan sakit di bagian kemaluanya

Tiga Hari Tidak Pulang, NA Mengaku Dicabuli Temannya! Korban Ngeluh Kemaluannya Sakit!
dok
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Tiga hari menghilang NA (15) akhirnya pulang ke rumah orang tuanya dengan keadaan panik, Selasa (16/1/2018) siang. Raut mukanya tidak ceria lagi bahkan ia mengeluhkan sakit di bagian kemaluanya.

Baca: Ngeri, Karyawati Bank Jadi Korban Perampokan Sopir Taksi Online! Begini Kejadiannya!

Baca: Inilah Rahasia Gaji PNS Pemprov DKI Jakarta Besar-besar! Tunjangan Tembus Rp 127 Juta Per Bulan!

Baca: Masuk Tahun Politik! Inilah 10 Jenderal TNI-Polri yang Berada di Lingkaran Jokowi

Baca: ABG Tewas di Jembatan Dompak! Beginilah Pengakuan Saksi Mata Kejadian!

Sebelum meninggalkan rumah Minggu 14 Januari 2018 sore, NA pamit kepada orang tuanya untuk pergi belajar tambahan. Namun sampai tiga hari korban tidak pulang bahkan orang tua korban sempat membuat laporan kepada Polsek Batan Kota terkait kehilangan anak.

Namun orang tua korban kembali mencabut laporan dan mengganti laporan orang hilang dengan laporan pencabulan. Hal ini setelah kedua orang tua korban mendengar curhatan dari anaknya.

Dari keterangan korban kepada orang tuanya, selama menghilang dia tinggal di kawasan Tangki seribu Batu Ampar bersama lelaki. Disana keperawanan korban sempat direnggut oleh seorang berinisal MS (25) yang tidak lain adalah kekasihnya.

Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Ipda Yohanes Bonar Adiguna saat dikonfirmasi, Jumat (19/1/2018) siang mengatakan kalau ia sudah mengamankan MS di kawasam Batu Ampar setelah adanya laporan perbuatan cabul yang dilakukan MS.

"Baru malam tadi kita amankan pelaku pemcabulan ini. Itu setelah kita mendapat laporan dari orang tua korban kalau anaknya menjadibkorban cabul dikawasan Batu Amapr," sebut Bonar.

Untuk menangkap pelaku, Polisi terlebih dahulu memancing pelaku dengan korban. Korban meminta kepada pelaku untuk menemuinya dengan alasan korban tidak mau tinggal dengan kedua orang tuanya.

"Setelah dia bertemu kita langsung amankan pelaku. Dan kita bawa ke polsek untuk keterangan lebib lanjut," sebutnya.

Sejauh ini polisi masih memintai keterangan kepada pelaku dan korban. Yang jelas, pelaku mengeluhkan sakit kepada kedua orang tua dan korban mengakubkalau pelaku sempat mencabulinya.

Selain itu dari hasil visum juga di ketahui kalau ada luka robek di kemaluan korban. (*)

Tags
Pencabulan
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help