TribunBatam/

Heboh! 2 Pakar Hukum Ini Sebut Kalla Tak Mungkin Dampingi Jokowi! Alasannya Mengejutkan!

Artinya, memang sudah tidak ada lagi kesempatan, kecuali dia maju sebagai calon presiden

Heboh! 2 Pakar Hukum Ini Sebut Kalla Tak Mungkin Dampingi Jokowi! Alasannya Mengejutkan!
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Presiden RI Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla usai jamuan makan siang di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (6/2/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA-Wartawan senior terkemuka, John McBeth, dalam tulisannya di situs Asia Times pekan lalu menyebut Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) berpeluang kembali bersama di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Alasannya, Jokowi kesulitan memilih cawapres yang dapat membantu mengamankan pemilih tradisional Muslim. Kalla pun dianggap sebagai sosok yang tepat karena dekat dengan umat Muslim.

Baca: Terungkap! Siapa Lebih Kaya, Julianto Tio atau Ahok? Bandingkan Foto-foto Penampakan Rumah Mereka!

Baca: Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 4 Paling Mengejutkan!

Baca: Pembunuhan Satu Keluarga di Tangerang Terungkap Pelakunya! Pemicunya Ternyata Kredit Mobil!

Baca: Terungkap! Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL Paling Misterius dan Bikin Gentar Navy SEAL Amerika!

Namun pakar hukum tata negara dari Universitas Udayana, Bali, Jimmy Z Usfunan, mengatakan bahwa peluang Kalla kembali berduet mendampingi Jokowi telah kandas.

"JK dengan Susilo Bambang Yudhoyono full lima tahun, dengan Jokowi 5 tahun," kata Jimmy, saat dihubungi Kompas, Selasa (13/2/2018), dan dikutip TribunSolo.com.

"Berarti tak dimungkinkan lagi ketika maju cawapres periode depan," katanya menegaskan.

Apalagi, kata Jimmy, Pasal 7 Undang-Undang Dasar 1945 telah jelas mengatur bahwa "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan”.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help