Ciptakan Technopreneur Handal, RistekDIKTI & Singapore Polytechnic Gelar ToT Dosen Poltek Indonesia
Acara mulai dilaksanakan pada Selasa (20/3/2018), bertepatan dengan peresmian Nongsa Digital Park (NDP).
TRIBUNBATAM.id, BATAM- Guna meningkatkan sumber daya manusia berkualitas di bidang ekonomi digital, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (RistekDikti) menggandeng Singapore Polytechnic untuk menyelenggarakan program pelatihan training for the trainer (ToT) bagi 65 dosen politeknik yang berasal dari enam politeknik di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen-dosen dari Politeknik (Poli) Negeri Batam bersama Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Negeri Bandung dan Politeknik Negeri Bengkalis.
Program ini juga didukung oleh Temasek Foundation International.
Acara mulai dilaksanakan pada Selasa (20/3/2018), bertepatan dengan peresmian Nongsa Digital Park (NDP) yang dilakukan oleh dua Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan.
Baca: Menteri LN Indonesia dan Singapura Resmikan Nongsa Digital Park. Tempatnya Cocok untuk Technopreneur
Baca: Gandeng Singapore Polytechnic, RistekDikti Latih 65 Dosen dari 6 Politeknik Negeri
Kawasan industri digital ini diharapkan mampu semakin mendorong perkembangan ekonomi digital di Indonesia dan kawasan regional ASEAN.
Peresmian kawasan ini juga merupakan salah satu bentuk implementasi visi Presiden Joko Widodo yang menginginkan Batam sebagai “Digital Bridge, connecting Singapore to other digital communities in cities around Indonesia”.
Setidaknya ada tiga alasan mengapa digital ekonomi sesuai untuk dikembangkan di Batam, yaitu: adanya infrastruktur IT yang baik, adanya kawasan industri digital yang sedang tumbuh, dan lokasinya yang strategis sehingga memudahkan arus perpindahan orang dan barang.
Dengan adanya Nongsa Digital Park, maka daya dukung Batam untuk pengembangan ekonomi digital di Indonesia akan semakin besar.
Pengembangan kawasan industri digital seperti ini tentunya membutuhkan peran sumber daya manusia yang berkualitas di bidang ekonomi digital.
Dr. Paristiyanti Nurwandani, Direktur Pembelajaran RistekDIKTI, yang ditemui di sela-sela peresmian NDP, mengatakan, melalui program training for the trainer ini RistekDIKTI berkomitmen untuk terus menyiapkan sumber daya berkualitas guna mendukung ekonomi digital di Indonesia.
"DIKTI melalui program Polytechnic Education Development Project akan mengembangkan ekonomi digital di beberapa politeknik,"kata Paristiyanti.
Senada dengan hal tersebut, Soh Wai Wah, Principal dan Chief Executive Singapore Polytechnic menekankan dukungannya untuk pengembangan ekonomi digital.
Sementara itu, Mr. Benedict Cheong, Chief Executive Temasek Foundation International menjelaskan, pelatihan semacam ini sejalan dengan dengan misi yayasan tersebut yang ingin berkontribusi untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup di kawasan Asia Tenggara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/menteri-ln-indonesia-dan-singapura-resmikan-nongsa-digital-park-tempatnya-cocok-untuk-technopreneur_20180321_113300.jpg)