Perang Suriah

1.500 WNI Saat Ini Ada di Suriah, Begini Langkah-langkah KBRI Selamatkan Warga di Sana

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus menyiapkan rencana cadangan bagi sekitar 1.500 WNI jika konflik memburuk.

1.500 WNI Saat Ini Ada di Suriah, Begini Langkah-langkah KBRI Selamatkan Warga di Sana
KBRI DAMASKUS
Pemerintah Indonesia, melalaui KBRI Damaskus telah memulangkan 296 kelompok TKI dari Suriah sejak Februari 2012, termasuk pemulangan pada tahun 2017 ini. 

TRIBUNBATAM.id- Meskipun perang dan ketegangan di Suriah mereda, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Damaskus tetap menyiapkan rencana cadangan bagi sekitar 1.500 WNI jika konflik memburuk.

Pejabat Konsuler, Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Damaskus Miranda Mukhlis memastikan sekitar 1.500 WNI yang tinggal di Suriah dalam kondisi aman menyusul serangan pasukan koalisi AS, Inggris dan Prancis terhadap Suriah pada Sabtu (14/4/2018) dini hari.

KBRI pun terus berupaya untuk memastikan mereka dalam kondisi aman.

"KBRI tetap beroperasi normal, aktivitas masyarakat di Damaskus juga biasa saja, mereka kembali bekerja dan beraktivitas sepereti biasa," ujar Miranda kepada BBC Indonesia.

"Keadaan kota Damaskus-nya sih sebetulnya tertangani ya, tapi memang fungsi kami adalah perlindungan, jadi itu yang kami utamakan, kenapa kami masih berada juga di Damaskus," imbuhnya kemudian.

Baca: Lebih 100 Rudal Ditembakkan, Begini Penampakan Satelit Kondisi Suriah Pascadiserang AS CS

Baca: Serangan AS CS Mulai Makan Korban, Kemenlu Suriah: Agresi Ini Brutal dan Barbar

Meski suasana relatif masih kondusif, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan pemerintah sudah menyiapkan rencana cadangan (contingency plan) jika situasi kembali memanas.

"Kalau terkait warga negara sudah sejak seminggu terakhir kita sudah melakukan antisipasi terkait perkembangan di Suriah, bahkan KBRI sudah menyusun contingency plan dalam rangka memberikan perlindungan kepada sekitar 2.000-an WNI kita yang masih ada di Suriah," kata dia

Meski enggan membeberkan rencana cadangan yang disiapkan pemerintah, Iqbal menegaskan pemerintah sudah melakukan komunikasi dengan WNI yang berada di Damaskus dan sekitarnya.

Halaman
1234
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved