Blokir Layanan Facebook di Indonesia Kini Tergantung Inggris. Kok Bisa? Ini Sebabnya

Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, Facebook masih harus menghadapi proses audit

Blokir Layanan Facebook di Indonesia Kini Tergantung Inggris. Kok Bisa? Ini Sebabnya
AFP
Skandal Facebook 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pemerintah Indonesia sempat mengancam akan memblokir Facebook jika data tambahan yang diminta tak diserahkan hingga 26 April.

Kini tenggat tersebut sudah terlewati, dan Facebook masih bisa diakses dari Tanah Air.

Menurut Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, Facebook masih harus menghadapi proses audit yang dilakukan pemerintah Inggris.

Baca: Polisi Tangkap Pria Asal Sidoarjo yang Hina Islam dan Nabi Muhammad di Facebook. Ini Orangnya

Baca: Dihantam Skandal Kebocoran Data, Pengguna Facebook Makin Tinggi, Iklan dan Sahamnya pun Naik

Baca: Kalo Facebook Ditutup Gimana Nasib Anak Alay?. Status Perpisahan Lucu Bertebaran di Medsos

Sampai audit ini selesai, pemerintah Indonesia belum bisa mengambil tindakan.

"Kami sampai sekarang masih memantau hasil audit mereka, hasil investigasi dari Inggris sampai mereka bisa membuka file-file ini," kata Semuel di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (30/4/2018).

"Sekarang baru bisa dilakukan di Inggris karena kejadiannya di Inggris. Amerika saja belum bisa. Kita lagi memantau itu," imbuhnya.

Semuel menambahkan, pemerintah Indonesia harus menghormati proses hukum ini. Sehingga belum ada yang bisa dilakukan sampai proses audit itu selesai.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved