Berita Kepri

Mengejutkan! 40 Persen Guru di Kepri Ternyata Honorer! Begini Curhat Ketua PGRI Kepri!

Peringatan Hardiknas! Ketua PGRI Kepri blak-blakan guru honorer di Kepri jumlahnya 40 persen! Dadang: Mereka perlu sejahtera!

Mengejutkan! 40 Persen Guru di Kepri Ternyata Honorer! Begini Curhat Ketua PGRI Kepri!
tribunbatam/munirul ikhwan
Foto siswa SMP menampilkan atraksi drum band kereasi di Lapangan Pamedan usai upacara Hardiknas Tanjungpinang, Rabu (2/5/2018) 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepri HZ Dadang AG meminta Pemprov Kepri lebih memperhatikan kesejahteraan guru honorer.

Karena selama ini, penghasilan yang diterima guru honorer masih perlu ditingkatkan. Terutama untuk guru honorer tingkat SD dan SMP.

Baca: Mengejutkan! Inilah 6 Alasan Amerika Diyakini Tak Berani Serang Indonesia! Nomor 2 Tak Terbantah!

Baca: Terungkap! Inilah 8 Trik Beli Tiket Pesawat Bocoran Orang Dalam! Nomor 2 Paling Mengejutkan!

Baca: Inilah Denjaka, Pasukan Khusus TNI AL Paling Misterius dan Bikin Keder Navy SEAL Amerika!

Baca: Heboh! Benarkah Ibu Hamil Makan Pedas Sebabkan Bayinya Botak? Simak Pengalaman Artis Melody Prima!

Karena selama ini perhatian Pemerintah Provinsi Kepri hanya manaruh perhatian kepada guru honorer SMA sederajat.

Sementara untuk guru SD dan SMP justru diserahkan sepenuhnya pada kabupaten kota. Hal tersebut dilakukan hanya karena alasan pengelolaannya yang di tangani pemerintah kabupaten/kota.

"Kalau masalah pengelolaan seharusnya jangan dijadikan penghalang. Jangan Unadang-undang nomor 23 2014 dijadikan alasan. Harus dicarikan solusinya.

Tidak hanya soal guru, bantuan lainnya juga harus dipikirkan," kata Dadang yang juga Kepala Disdik Tanjungpinang usai mengikuti upacara Peringatan Hari Pendidikan, Rabu (2/5/2018).

Oleh karena itu, dia menaruh harapan besar kepada Disdik Kepri untuk memikirkan nasib guru honorer tersebut. Karena peran guru honorer di Kepri ini juga sangat besar dalam memajukan dunia pendidikan.

"Sekitar 60 persen guru berstatus PNS, 40 persen honorer. Jadi peran guru honor saat ini cukup besar karena ketidakcukupan guru PNS," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berharap agar Mentri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mendengarkan keluhan para guru honorer ini. Sehingga bisa kembali merekrut guru-guru pegawai negeri sipil.

Karena memang sejak 2016 sampai 2019 nanti, banyak guru-guru PNS di Kepri yang akan pensiun bersamaan. Sementara penerimaan belum dilakukan.

"Mudah-mudahan Menpan RB mendengarkan keluhan itu," katanya.(*)

Penulis: M Ikhwan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help