Anggota DPR RI Ditangkap KPK

Ternyata KPK Sudah Incar Amin Santono Sejak Desember 2017

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menjelaskan anak buahnya melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan sejak tahun lalu.

Ternyata KPK Sudah Incar Amin Santono Sejak Desember 2017
Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
KPK menggelar jumpa pers terkait operasi tangkap tangan anggota Komisi IX DPR RI Amin Santono di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (5/52018). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan ‎status tersangka kepada anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono, Sabtu (5/5/2018).

Amin tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait penerimaan hadiah atau janji usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P Tahun Anggaran 2018, Jumat (4/5/2018) di sebuah restoran di dekat Bandara Halim persana Kusuma, jakarta.

Selain Amin Santono, penyidik KPK juga menyematkan status tersangka kepada Eka Kamaluddin (EKK) sebagai swasta atau perantara.

Kemudian Yaya Purnomo (YP), Kasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan dan Ahmad Ghiast (AG) swasta.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang menjelaskan anak buahnya melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan sejak tahun lalu.

"Kegiatan penyelidikan kasus ini dilakukan sejak Desember 2017 setelah kami mendapatkan informasi dari masyarakat. Sampai akhirnya dilakukan OTT pada Jumat (4/5/2018) di Jakarta," terang Saut Situmorang di KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5/2018).

Terkait konstruksi perkara, penerimaan suap Rp 500 juta, yakni Rp 400 juta pada Amin Santono dan Rp 100 juta pada Eka Kamaluddin melalui transfer dari kontraktor Ahmad Ghiast.

Uang suap ini merupakan bagian ‎dari 7 persen fee yang dijanjikan dari dua proyek di Pemkab Sumedang, Jawa Barat senilai total Rp 25 miliar.

Diduga, komitmen fee ini sekitar Rp 1,7 miliar.

Kedua proyek itu yakni proyek pada Dinas perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan di Kab Sumedang senilai Rp 4 miliar dan proyek Dinas PUPR kab Sumedang senilai Rp 21,850 miliar.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved