Wisatawan Asal Perancis yang Diperkosa Pemandu Wisata Tengah Berlibur Sendirian di Labuan Bajo

Wisatawan asing asal Perancis berinisial MB (22) diperkosa oleh seorang pria yang mengaku sebagai pemandu wisata di kawasan Labuan Bajo

Wisatawan Asal Perancis yang Diperkosa Pemandu Wisata Tengah Berlibur Sendirian di Labuan Bajo
KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO
Ilustrasi korban pemerkosaan 

TRIBUNBATAM.id - Wisatawan asing asal Perancis berinisial MB (22) diperkosa oleh seorang pria yang mengaku sebagai pemandu wisata di kawasan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

MB diperkosa di semak-semak dekat lokasi wisata air terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling.

Baca: Sempat Buron, Pemerkosa Wisatawan Asal Perancis di Labuan Bajo Ditangkap Polisi

Baca: Keluarga Dikagetkan Suara Wanita Mabuk Menangis di Toilet Tengah Malam, Ternyata Ini yang Terjadi

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan, MB diperkosa, usai diantar pelaku dengan sepeda motor melihat lihat obyek wisata air terjun itu.

"Korban ini berlibur sendirian di Manggarai Barat. Dia datang tanpa ditemani teman maupun keluarganya," ungkap Julisa.

Menurut keterangan kepada polisi, lanjut Julisa, korban mengaku baru beberapa hari ini berada di Labuan Bajo.

Julisa mengatakan, pihaknya sedang berupaya melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pemerkosa itu.

"Kami juga sudah minta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk juga keterangan dari korban," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang wisatawan asing asal Perancis berinisial MB (22) diperkosa seseorang yang mengaku sebagai pemandu wisata.

Baca: Diburu Kapal Perang Belanda, Begini Manuver Kapal Selam TNI AL RI Nagabanda Meloloskan Diri

Baca: Dodit Mulyanto Ungkap Penghasilan Jadi Komika Jauh Lebih Besar Daripada Aktor

Kapolres Manggarai Barat AKBP Julisa Kusumowardono mengatakan, pelaku diketahui berinisial A yang mengaku sebagai pemandu wisata lepas.

"Kejadian pemerkosaan itu terjadi pada Hari Selasa (12/6/2018) pukul 16.30 Wita dan dilaporkan ke kepolisian, Rabu (13/6/2018) pukul 15.00 Wita," ujar Julisa kepada Kompas.com, Rabu (20/6/2018) sore. Julisa mengatakan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku pemerkosaan.(*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved