Heboh Soal Susu Kental Manis, Inilah Tanggapan Warga Bintan dan BPOM Kepri

Akhir-akhir ini banyak beredar permasalahan tentang susu kental manis atau SKM

Heboh Soal Susu Kental Manis, Inilah Tanggapan Warga Bintan dan BPOM Kepri
kayuagung.com
Susu kental manis. Ilustrasi 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Akhir-akhir ini banyak beredar permasalahan tentang susu kental manis atau SKM.

Kabarnya, SKM disinyalir meningkatkan risiko diabetes dan obesitas pada anak-anak.

Hal ini diakibatkan pemahaman yang salah tentang SKM. Soalnya SKM ternyata hanya mengandung sedikit susu atau bahkan tidak mengandung susu sama sekali.

Baca: Inilah Subutai, Si Anjing Perang dari Kekaisaran Mongol yang Terlupakan. Ini Sepak Terjangnya

Baca: Kubilai Khan, Kaisar Agung Mongol Sepak Terjangnya Tersandung di Tanah Jawa!

Baca: Mengenal Tim Nanggala! Intelijen Tempur Kopassus Yang Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Baca: Jangan Panik! Penyakit Asam Urat Dapat Diatasi Pakai 3 Ramuan Alami! Ini Rahasia Membuatnya!

Pantauan Tribun di beberapa supermarket, produk yang disebut SKM tersebut terpajang di sejumlah rak produk.

Beberapa pengunjung swalayan saat ditanya perihal info tentang produk susu kental manis mengatakan kaget kalau produk tersebut sedikit susu atau bahkan tidak mengandung susu sama sekali.

"Emang sekarang sudah jarang konsumsi. Kalau lagi beli memang karena kita anggap selama ini ya itu susu dan beda dengan creamer," kata Diana, seorang pengunjung Swalayan di daerah Toapaya, Kamis (5/7/2018).

Diana mengatakan, biasanya kalau ke swalayan ia membeli dua kaleng produk sejenis. Satu kaleng kental manis dan satu kaleng creamer untuk campuran teh atau kopi.

"Karena saya pikir selama ini kan beda, yang satu murni susu yang satu creamer, jadi beli dua kaleng,"kata dia.

Terkait kandungan kesehatan SKM yang selama ini keliru dipahami belum ada pernyataan dari pihak resmi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan Gamma Isnaeni diminta tanggapannya perihal SKM dari segi kandungan kesehatannya belum memberikan jawaban.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam wilayah Kepulauan Riau dikonfimasi soal SKM yang lagi ramai dibicarakan hanya mengatakan,

pihaknya tidak melarang produk Susu Kental Manis (SKM), tapi hanya mengatur terkait label dan iklannya.

"Nama susu kental manis merupakan pengaturan internasional/codex. Yang keliru terkait saran penyajian dan iklan sehingga harus dibenahi, serta persepsi masyarakat,"kata Mardianto, staf BPOM Batam wilayah Kepri. (*)

Tags
BPOM
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved